Daerah

Jumat, 17 April 2020

Penerima PKH, BPNT, Tidak Boleh Lagi Menerima BLT Dana Desa di Inhil

INFO INHIL - Pendataan penerima manfaat BLT Dana Desa sudah berjalan, Kepala Desa dihimbau agar tidak memasukan penerima Progaram Keluarga Harapan (PKH) atau Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bahkan penerima Kartu Prakerja.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Budi N Pamungkas saat dikonfirmasi melalui selulernya menyebutkan di Kabupaten Indragiri Hilir pendataan penerima manfaat BLT dipimpin oleh Tim Gugus Desa yang diketuai langsung oleh kepala desa dan dibantu Relawan Covid 19 yang ada di desa.

Budi menjelaskan, penerima BLT  diperuntukan kepada masyarakat yang memiki kategori sesuai dengan arahan Menteri yakni masyarakat miskin, yang belum terdaftar karena terjadinya exclusion error, masyarakat yang kehilangan mata pencarian, belum dapat PKH, belum dapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bahkan yang belum dapat Kartu Prakerja.

Dari kriteria ini, Budi menghimbau kepada seluruh Kepala Desa agar serius dan aktif mendata warga yang terdampak Covid 19 dan tidak mendata warga yang sudah mendapatkan bantuan (ganda, red).

"Jadi jelas disini penerima PKH, BPNT dan Kartu Prakerja juga tidak boleh menerima BLT Dana Desa, apabila dia menerima terhitung ganda menerima bantuan, tidak dibenarkan," jelas Budi, Kamis (16/4/2020).

Budi juga mengatakan dana BLT akan disalurkan selama tiga bulan berturut-turut, dimulai dari bulan April hingga Juni. Untuk itu ia menghimbau kepada seluruh Kepala Desa di Indragiri Hilir agar  segera melalukan pendataan terhadap warganya yang terdampak Covid 19.

"BLT ini diterima selama 3 bulan berturut-turut dan disalurkan melalui rekening pribadi masyarakat (penerima, red). Dan nanti, seluruh masyarakat yang menerima akan dibuatkan rekening. Sewaktu saya Teleconference dengan Pak Menteri dia meminta ini segera dilaksanakan agar sudah bisa berjalan," tukasnya. (S1)

Ini Kriteria Masyarakat yang Mendapatkan Dana BLT dari Desa

INFO INHIL - Dalam waktu dekat Pemerintah Desa akan menyalurkan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui dana APBDes yang dianggarkan pada perubahan tahun 2020 ini.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indragiri Hilir, Budi N Pamungkas saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Dalam wawancaranya Budi menyebutkan seluruh desa di Kabupaten Indragiri Hilir dihimbau segera mengubah ABPDes tahun 2020 untuk memasukkan anggaran BLT buat masyarakat yang terdampak Covid 19.

"Sesuai dengan surat menteri yang sudah kita terima dan juga rapat bersama Sekda, Asisten dan jajaran DPMD guna menerjemahkan surat Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tersebut sudah kita laksanakan, tinggal menunggu teken dari pak Bupati," tukas Budi, Kamis (16/4/2020).

Budi menuturkan alokasi dana BLT dari desa diambil dari dasar jumlah anggaran desa itu sendiri, apabila memiliki pagu anggaran APBDes kurang dari Rp 800.000.000, maka desa menganggarkan 25 persen dari dana tersebut, dan jika desa tersebut memiliki dana Rp 800.000.000,- hingga 1,2 M maka desa tersebut bisa mengalokasikan sebanyak 30 persen, terakhir apabila desa memiliki pagu anggaran 1,2 Milyar atau lebih maka desa tersebut menganggarkan 35 persen.

"Desa boleh saja menganggarkan lebih dari ketentuan yang ada jika masyarakatnya memang banyak yang terdampak dari Wabah Covid 19, namun memiliki alasan yang jelas dan juga disetujui oleh pihak Kabupaten. Saat saya melakukan percakapan Teleconference dengan pak Menteri dia meminta ini segera dipercepat," jelas Budi.

Sementara itu, untuk penerima manfaat dari dan BLT desa ini, Budi katakan sudah memiliki kriteria, selain masyarakat miskin yang tidak bekerja karena ada wabah, kriteria lain juga sudah dimuat ke dalam surat himbauan.

"Pendataan penerima manfaat BLT desa ini dilaksanakan langsung oleh Tim Gugus desa yang langsung diketuai Kepala Desa dan dibantu Relawan Covid 19 yang ada di desa. Mereka mendata masyarakat yang terdampak seperti Lansia, Memiliki Riwayat Sakit Menahun, masyarakat yang kehilangan mata pencarian, masyarakat miskin yang bukan penerima Progaram Keluarga Harapan (PKH) atau penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," imbuhnya. (S1)

Kamis, 09 April 2020

Hasil Swab Belum Keluar, Pasien PDP di Inhil Meninggal Dunia

INFO INHIL - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terindikasi Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meninggal dunia, Kamis (9/4/2020).

Juru Bicara Bidang Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra mengatakan satu orang pasien PDP meninggal dunia sekitar pukul 06:20 wib di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan.

"Pagi ini, kita terima informasi dari pihak RSUD Puri Husada Tembilahan satu orang Pasien PDP di Kabupaten Inhil dinyatakan meninggal dunia," tutur Trio.

Jenazah Pasien PDP dengan hasil rapid test reaktif, akan disemayamkan di tempat pemakaman umum (TPU) yang baru di parit 19 Tembilahan, Kelurahan Sungai Beringin.

Proses pemakaman akan dilakukan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19 berdasarkan Fatwa MUI No 18 tahun 2020 tentang pedoman pengurusan jenazah bagi umat muslim.

"Mulai dari pemandian, pengkafanan, mensholatkan hingga penguburan jenazah harus sesuai protokol kesehatan dan mentaati aturan Agama," imbuh Trio Beni Putra. (TW)

Rabu, 08 April 2020

Bupati Inhil Harapkan Partisipasi Pelaku Usaha dalam Penangan Virus Corona

INHIL, Berita Info Inhil - Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten menggelar rapat dengan 97 pelaku usaha dan dunia perbankan yang ada di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Rapat digelar di Gedung kelana Tembilahan, Rabu (08/04/2020).

Bupati Inhil HM. Wardan yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Indragiri Hilir menyebut bahwa rapat tersebut digelar sudah sesuai dan mengikuti Protokoler Kesehatan.

"Rapat ini dilaksanakan dengan mengikuti Protokoler Kesehatan sesuai dengan Panduan WHO yaitu tetap jaga jarak aman atau Physical Distancing," sebutnya.

Lanjutnya, HM. Wardan menjelaskan dalam rapat bahwa ada beberapa dampak ekonomi yang timbul akibat wabah covid-19 Yaitu terhambatnya sarana prasarana, menurunan daya beli masyarakat, harga kebutuhan pokok yang meningkat, berkurangannya pendapatan masyarakat.

"Untuk itu, diperlukan upaya pencegahan dan Peran serta dunia usaha untuk berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran Virus Corona ini," jelasnya

Turt hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti, ketua DPRD DR.Ferryandi, Unsur Forkopimda, Sekda Said Syarifuddin, Asisten dan Staf Ahli Bupati serta beberapa OPD dilingkungan Pemkab Inhil.

Sebagai informasi, Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan ganti rugi lahan dari PT.THIP kepada masyarakat petani kelapa sebagai akibat dari serangan hama kumbang yang disaksikan Ketua dan Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kab. Indragiri Hilir. (Jb)


Lempar Kepala Pak Kades Pakai Telur, Pemuda di Inhil Ditangkap Polisi



INFO INHIL - Belum diketahui apa permasalahannya, seorang pemuda nekat lemparkan telur ke bagian Kepala seorang Kepala Desa (Kades) Sungai Nyiur, Tanah Merah, Inhil, Senin (6/4/20) kemarin.

Akibat ulahnya itu, pemuda diketahui berinisial MY warga Desa Sungai Udang ini pun diamankan pihak kepolisan setempat.

Menurut keterangan salah satu warga setempat, kejadian itu berawal dari pak Kades diketahui bernama Palaloi pulang dari sholat magrib.

"Pemuda itu nunggu di depan pos, waktu pak kades lewat disitu dia manggil pak kades, tanpa diketahui penyebabnya pemuda itu langsung melemparkan telor ke kepala pak kades, "katanya.

Tak sampai disitu saja, lanjutnya, MY berusaha memukul namun berhasil di hindari oleh Kades, sehingga sempat terjadi pergulatan.

Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung melerai dan akibat kejadian itu pun menghebohkan warga setempat.

"Setelah itu, anak tu pulang dan beberapa jam setelahnya dia dijemput oleh polisi dari Polsek Tanah Merah,  saat di amankan di juga mengatakan aku tak takut sama kepala desa, "ucapnya. 

Terakhir dari keterangan warga tersebut,  pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan kejiwaan MY di RSUD PH Tembilahan.

Sementara itu Kapolsek Tanah Merah AKP Liber Nainggolan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp tak memberikan jawaban. (RU)

Selasa, 07 April 2020

Pendaftaran Ditutup, Kemenag Inhil Tetap Layani Setoran Haji

INHIL, Berita Info Inhil - Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir menyebut bahwa kemenag inhil masih melayani masyarakat yang ingin melakukan pembayaran/ setoran Haji.
"Bagi masyarakat yang ingin lakukan setoran haji masih kita layani, namun tidak untuk masyarakat yang ingin melakukan pendaftaran haji," sebutnya kepada Riaulink.com, Senin (06/04/2020).
Lanjutnya, H. Harun menyebut bahwa saat ini tidak bisa melakuka pendaftaran haji dikarenakan aplikasi pendaftaran Haji ditutup untuk sementara waktu.
"Penutupan aplikasi haji dilakukan oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu kami kemenag inhil tidak bisa melakukan pendaftaran haji bagi masyarakat yang ingin mendaftar," jelasnya.
Lebih lanjut, H. Harun menyebut bahwa Kebijakan pemerintah pusat menutup sementara aplikasi pendaftaran haji dalam rangka mendukung program Presiden Jokowi terkait pandemi covid-19.
"Kebijakan ini dirasa tidak lama, apabila kondisi sudah membaik, penutupan aplikasi akan dubuka kembali karena ini merupakan kebutuhan masyarakat, sebutnya.

Senin, 06 April 2020

Jumlah PDP Terus Bertambah, Bupati Inhil Imbau Masyarakat Tetap Tenang

INHIL, Berita Info Inhil - Jumlah pasien dalam pantauan (PDP) Covid 19 terus bertambah. Meski demikian Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, meminta warganya agar tetap tenang. 

"Tidak usah panik. Kita tunggu hasil Swap Tenggorokkan yang saat ini sudah di kirim oleh pihak RSUD," kata Bupati Inhil HM Wardan, Senin (6/4) malam.

Meski lanjut Bupati, pada hari ini, satu lagi warga berdasarkan Rapid Test dinyatakan masuk PDP. Akan tetapi untuk kepastiannya positif atau tidaknya yang bersangkutan tetap harus menunggu hasil Swap Tenggorokkan. 

"Kita harus tetap waspada dan menerapkan pola hidup bersih. Hindari hal-hal yang dapat menyebabkan penularan virus Corona ini," papar Bupati.

Kepanikan yang berlebihan tentu akan  menimbulkan hal yang tidak baik bagi kondusifitas daerah. Oleh sebab itu, biarlah persoalan PDP tersebut diurus sepenuhnya oleh petugas medis yang memilih kewenangan.

“Hidup bersih itu penting untuk mencegah virus Corona. Termasuk rutin mencuci tangan dan lakukan penyemprotan cairan Disinfektan dilingkungan masing-masing," imbuhnya. 


Duh, Layanan Pernikahan Kantor KUA di Inhil Distop Sementara

INHIL, Berita Info Inhil - Layanan Pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ditutup untuk sementara waktu.
Hal tersebut diungkap Kepala Kantor Kemenag Inhil H. Harun, S.Ag M.Pd kepada Riaulink.com, Senin (06/04/2020).
"Sesuai dengan aturan yang disampaikan kepada kita Kemenag Inhil dari Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam yang kami terima bahwa untuk sementara waktu Kantor Urusan Agama (KUA) tidak melayani layanan nikah," sebutnya.
Lanjutnya, H. Harun menyebut bahwa penutupan layanan pernikahan tersebut sudah berlaku sejak 1 April 2020 lalu.
"Kebijakan itu tentunya guna mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Inhil," jelasnya.
Lebih lanjut, H. Harun menjelaskan bahwa ada pengecualian bagi warga yang sudah melakukan pendaftaran sebelum 1 April 2020. Namun ada beberapa syarat yang harus dipatuhi selama prosesi pernikahan berlangsung.
"Bagi yang mendaftar sebelum tanggal 1 April 2020 tetap kita berikan pelayanan, namun hanya melaksanakan pernikahan di KUA saja. Tidak boleh di tempat lain dan tidak boleh ada perayaan untuk mematuhi kebijakan pemerintah agar tidak melakukan kegiatan berkumpul dan tetap mematuhi sosial distance. Yang boleh hadir hanya beberapa orang anggota keluarga, Wali, beserta para petugas KUA yang menikahkan," jelasnya.
Terakhir, kepala kantor Kemenag Inhil kembali menegaskan bahwa bagi yang mendaftar diatas tanggal 1 April 2020 untuk sementara tidak ada pelayanan.
"Hal tersebut guna mematuhi kebijakan pemerintah daerah, kita hanya mengikuti instruksinya sampai waktu yang belum bisa dipastikan, demi kebaikan bersama, Lagi pula aplikasi layanan pernikahan ditutup oleh pusat, jadi kita tidak bisa melakukan pendaftaran," tutupnya.

Kamis, 02 April 2020

Tercatat Baru 29 Persen Warga Inhil yang Sudah Melakukan Sensus Penduduk Online

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hartono, S.Si
INHIL, Berita Info Inhil - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hartono, S.Si menyebut bahwa hingga akhir maret 2020, Sebanyak 45.125 Masyarakat Inhil telah melakukan Sensus Penduduk (SP) secara online.
"Sampai akhir maret 2020, tercatat baru 45.125 atau sekitar 29 persen dari jumlah penduduk yang telah melakukan SP online." Sebutnya kepada Riaulink.con, Kamis (02/04/2020).
Selain itu, Hartono menyebut bahwa Inhil merupakan kabupaten yang respoden nya paling rendah diantara kabupaten-kabupaten lain yang ada di Riau.
"Ya, kita memaklumi itu karena wilayah mereka relatif mudah di jangkau berbeda dengan Kabupaten Inhil. Setelah kita mengkaji, memang yang menjadi salah satu kendala dan faktor nya adalah wilayah geografis kita cukup sulit, beberapa wilayah sulit di akses dan fasilitas komunikasi tidak merata," jelasnya
Lanjutnya, Namun ada juga beberapa kecematan yang cukup bagus responnya, seperti Tembilahan, Tembilahan hulu, Keritang, kemuning, gaung anak serka, Batang Tuaka dan kempas itu memang relatif bagus dan cukup tinggi antusias masyarakatnya dan itu tidak terlepas dari suport dari Aparatur Desa.
Lebih lanjut, Hartono berharap antusias masyarakat dalam melakukan SP onlene dapat bertambah, apalagi batas waktu SP online di perpanjang hingga 29 Mei 2020.
"Harapan kita antusias masyarakat untuk melakukan SP online dapat meninggakat, mengingat saat ini masyarakat di himbau untuk berdiam diri dirumah untuk memutus rantai penularan covid-19, dan untuk mengisi waktu dirumah Masyarakat dapat memanfaatkan waktu tersebut dengan melakukan SP online," paparnya.
Sebagai informasi, untuk pelaksanaan sensus penduduk ofline/ wawancara juga mendapat perubahan atau perpanjangan waktu yang mana sebelumnya dari 1 - 31 Juli 2020 menjadi 1- 31 September 2020.

Rabu, 01 April 2020

Per Maret 2020, Tembilahan Mengalami Deflasi Sebesar 0,04 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hartono, S.Si
INHIL, Berita Info Inhil - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hartono, S.Si menyebut bahwa pada bulan Maret 2020, Kota Tembilahan mengalami deflasi sebesar 0,04 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 103,58.
"Tingkat inflasi tahun kalender Maret 2020 sebesar 0,69 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2020 terhadap Maret 2019) sebesar 2,84 persen," sebutnya kepada Riaulink.com, Rabu (01/04/2020).
Lanjutnya, Hartono menyebut Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,68 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,08 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,46 persen.
"Sedangkan kelompok yang mengalami inflasi yaitu kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,23 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,31 persen. Sementara kelompok lainnya relatif stabil," jelasnya.
Lebih lanjut, Hartono menjelaskan bahwa Komoditas yang memberikan andil terjadinya deflasi di Tembilahan antara lain: cabai merah, bawang putih, udang basah, daging ayam ras, kerang, telepon seluler, kayu lapis, cabai rawit, kentang, buncis, tomat, laptop/notebook, petai, pengaharum cucian/pelembut, sawi
hijau, santan jadi, susu bubuk dan komoditas lainnya.
Tambahnya, Hartono juga menyebut bahwa dari 24 kota di Sumatera yang menghitung IHK, 14 kota mengalami deflasi dan 10 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi di Kota Sibolga sebesar 0,79 persen dan deflasi terendah di Kota Bengkulu sebesar 0,02 persen. Sedangkan inflasi tertinggi di Kota Lhokseumawe sebesar 0,64 persen dan inflasi terendah di Kota Pekanbaru sebesar 0,01 persen.
Sebagai informasi, Di Indonesia dari 90 kota IHK, 47 kota mengalami deflasi dan 43 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi di Kota Timika sebesar 1,91 persen dengan IHK sebesar 102,79 dan deflasi terendah di Kota Tangerang sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 104,4. Sementara inflasi tertinggi di Kota Lhokseumawe sebesar 0,64 persen dan inflasi terendah di Kota Pekanbaru, Surakarta dan Surabaya masing-masing sebesar 0,01 persen.

Sensus Penduduk Online 2020 di Perpanjang Hingga 29 Mei

INHIL, Berita Info Inhil - Pelaksanaan sensus penduduk tahun 2020 dilakukan dalam 2 cara yakni secara online dan offline (door to door). Pelaksanaan Sensus penduduk secara online dimulai sejak 15 sampai 31 Maret 2020.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Indragiri Hilir Hartono Hadi menyebut bahwa masa pelaksanaan sensus penduduk secara online diperpanjang hingga 29 Mei 2020 yang mana sebelumnya batas akhir pelaksanaan sensus penduduk online berakhir hari ini selasa 31 Maret 2020.
"Masa Pelaksanaan Sensus Penduduk online 2020 di perpanjang hingga 29 Mei 2020, perpanjangan waktu ini dilakukan mengingat hari ini Indonesia dalam masa penanggulangan wabah covid-19," sebutnya kepada Riaulink.com, selasa (31/03/2020).
Lanjutnya, Hartono menyebut bahwa perpanjangan waktu pelaksanaan Sensus Penduduk secara online ini sudah diputuskan oleh kepala BPS RI Kecuk Suharyanto.
Lebih lanjut, Hartono menyebut bahwa berkenaan dengan perpanjangan Sensus Penduduk online dan kondisi waspada terhadap virus corona maka masyarakat diharapkan mengurangi kegiatan diluar rumah.
"Dan salah satu kegiatan yang tepat untuk mengisi waktu di rumah adalah dengan mengisi data Sensus Penduduk Online melalui laman sensus.bps.go.id," jelasnya.
Selain itu, Hartono juga menyebut bahwa masyarakat bisa tetap berhati-hati dengan tetap dirumah namun masih bisa berpartisipasi dalam memperbaiki data kependudukan sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
"Untuk pengaduan jika ada kendala dalam pengisian SP online dapat menghubungi Whatsapp di no. 076822489 atau email : [email protected]," jelasnya.
Sebagai informasi, Sensus penduduk tahun ini menjadi sensus penduduk yang ke tujuh sejak pertama kali diadakan pada tahun 1961.

Selasa, 31 Maret 2020

Bupati Siak Turun Galang Bantuan untuk Pasien ODP Corona

SIAK, Berita Info Inhil - Ide donasi yang digagas Bupati Siak Alfedri ternyata membuahkan hasil. Bupati serta jajarannya berhasil mengumpulkan donasi untuk keluarga Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Siak yang kurang mampu. Selama 4 hari, donasi yang terkumpul dapat untuk membeli 980 paket Sembako.
"Alhamdulillah, selama 4 hari ini kita berhasil mengumpulkan donasi untuk paket sembako. Saya tidak menyangka kepedulian kita di internal Pemda dan Pelti sangat besar," Kata Alfedri di sela-sela kesibukannya mengatur paket sembako itu di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Siak, Senin (30/3/2020).
Ia menguraikan, pembukaan pengumpulan donasi di internal Pemda dimulai sejak Jumat (27/3). Seluruh uang yang terkumpul dibelikan paket Sembako, lalu disalurkan melalui kecamatan-kecamatan.
Isi satu paket Sembako berupa beras, telor, ikan sarden kaleng, gula pasir, mi instan dan minyak goreng. Rata-rata harga perpaket Rp 120 ribu. Sembako tersebut ditumpuk dan dipaketkan di posko gugus tugas penanganan Covid -19.
Alfedri didampingi Pj Sekdakab Siak Jamaluddin dan Plt Kepala Dinas Sosial Robiati ikut memaketkan Sembako tersebut. Selain itu, ia juga langsung membagikan selebaran berisikan imbauannya kepada warga yang dibagi ke kecamatan-kecamatan.
"Semua akses, semua kesempatan dan semua tenaga mesti kita kerahkan untuk percepatan penanganan wabah Covid-19 di Siak," Kata Alfedri.
Dari 392 ODP yang terdata di Siak, yang kategori kurang mampu terhitung sebanyak 295 orang. Masing-masing KK bakal menerima 2-3 paket Sembako.
"Tergantung jumlah keluarganya. Semakin banyak jumlah keluarganya tentu paketnya kita salurkan secara proporsional agar mereka bisa tinggal di rumah selama 14 hari," Jelas Alfedri.
Menurut Alfedri, jumlah terkumpul itu sudah lebih dari cukup untuk tahap pertama. Sebab paket tersedia melebihi jumlah ODP yang kurang mampu secara ekonomi.
"Berarti kita punya stok yang bisa kita gunakan untuk membantu mereka di hari berikutnya," Lanjut dia.
Bantuan lain yang segera tiba adalah 100 ton beras cadangan pemerintah dari Bulog. Bantuan ini akan disalurkan kepada masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima PKH dan bantuan non tunai lainnya.
"Bantuan ini khusus untuk warga yang terdampak oleh Covid-19. Selama wabah ini menyerang banyak warga kita yang tak berpenghasilan, karena itu kita bantu mereka," tutup Alfedri.

Kedepankan Cara Persuasif, Kapolresta Buka kembali Akses Jalan yang di Lockdown Warga di Pekanbaru

PEKANBARU, Berita Info Inhil - Menanggapi informasi yang diterima dari masyarakat tentang adanya penutupan jalan oleh warga perumahan permai (Lock Down Lokal) Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya SIK, MH., didampingi Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan serta perangkat desa lainnya turun langsung melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Senin (30/3/2020).
Kapolresta Kombes Pol Nandang pada kesempatannya kepada awak media mengatakan bahwa ini adalah cara pihaknya menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat dengan cara persuasif.
"Kita tadi mendatangi rumah-rumah warga yang ada di perumahan permai ini, untuk memberikan himbauan dan pengertian dalam mengambil kebijakan pada situasi seperti ini, " ujar Kombes Pol Nandang.
Lanjut, dirinya juga mengapresiasi kepada warga yang melakukan antisipasi penyebaran virus Covid-19 tersebut, namun disisi lain dirinya juga menyayangkan adanya penutupan jalan.
"Sebelumnya terimakasih kepada warga telah melakukan antusias dalam antisipasi penyebaran virus tersebut, namun masih ada langkah langkah yang belum tepat dilakukan warga yaitu menutup jalan, " ucapnya.

"Kami menyarankan agar jalan tersebut bisa dibuka kembali karna penutupan jalan ini sudah melanggar hukum," sambungnya lagi.
Ditambahkannya, Kapolresta mengajak warga melakukan hidup bersih dengan salah satunya rajin mencuci tangan, menjaga jarak saat beraktifitas, tidak berkumpul dan mengurangi aktifitas diluar rumah.
Untuk diketahui dari saran yang di sosialisasikan Kapolresta Kombes Pol Nandang dapat diterima oleh warga khususnya perumahan Mutiara Permai yang dimana penutupan akses masuk perumahan tersebut kini sudah dibuka kembali sampai adanya ketentuan dari Pemerintah mengenai lock down di masyarakat. 

IDI Meranti Salurkan APD ke Puskesmas dan RSUD

MERANTI, Berita Info Inhil - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada seluruh Puskesmas, RSUD dan tim terpadu penanangan virus Corona atau Covid-19 belum lama ini.
APD ini diberikan untuk melindung diri para petugas disaat menangani para pasien dan masyarakat yang teriterinfeksi Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kepulauan Meranti, dr H Misri Hasanto MKes, sekaligus ketua tim terpadu Covid-19 mengatakan hal itu sebagai inisiatif dan kepedulian dalam penanganan wabah.
"Hal ini bentuk keseriusan kita dalam menangani virus tersebut. Sebab, wabah ini musuh kita bersama. Mengatasinya harus secara serius dan tidak gegabah," ucapnya.
Pihaknya merasa bersyukur, hingga saat ini masyarakat Kepulauan Meranti belum terindikasi positif Corona.
Direkrur RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti, dr Hj Riasari, mengungkapkan bahwa penanganan wabah Covid-19 merupakan kewajiban bersama.
"APD yang ada dimanfaatkan petugas dalam menangani kasus Covid-19," kata Riasari.
Ia juga menyinggung bahwa IDI Provinsi Riau telah menyerahkan bantuan APD ke pihaknya sejumlah 4 set. Dengan adanya peralatan tersebut, petugas bisa terlindungi dan tidak kewalahan, karena sulit untuk diperoleh.
"Sebelumnya kami sudah menyurati bupati untuk meminta bantuan berupa APD dan yang lainnya berkenaan dengan penanganan wabah Covid-19. Selain itu, kita juga mengajukan permohonan bantuan ke Pemprov dan pusat dengan persetujuan dari kepala daerah," jelasnya.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat tetap mengikuti arahan yang disampaikan pemerintah daerah terkait protokol pencegahan dan penangan Covid-19. Disamping itu, kerjasama dengan berbagai elemen perlu diperkuat, sehingga Kepulauan Meranti terbebas dari penyebaran virus mematikan tersebut.

Bupati Harris : Kabupaten Pelalawan Masih Nihil Positif Covid-19

PELALAWAN, Berita Info Inhil - Bupati Pelalawan H.M.Harris mengatakan di Kabupaten Pelalawan sampai hari ini (senin-red) untuk pasien positif Corona Virus Disease (COVID-19)  masih nihil, sedangkan yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 222 orang yang sebelumnya mengalami peningkatan dari sebelumnya 151 orang, sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) berjumlah 5 orang, dimana 2 orang diantaranya sudah sehat dan negatif COVID-19 sedangkan untuk yang 3 orang lagi masih dalam perawatan rumah sakit.
Hal ini disampaikan Bupati H.M.Harris secara langsung melalui video conference bersama Gubernur Riau, Wakil Gubernur,Forkompinda dan Jajaran Pejabat di lingkungan Pemerintah Propinsi Riau bertempat di Ruang Rapat Bupati Pangkalan Kerinci. Senin (30/03).
Bupati Harris menambahkan bahwa peningkatan ODP saat ini  karena adanya masyarakat Pelalawan yang pulang dari Malaysia,Jakarta dan daerah lainnya  yang masuk zona wabah COVID-19. Harris melanjutkan bahwa di Pelalawan sudah dibentuk Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) sebagaimana amanat Kepres No.7 Tahun 2020. Sedangkan untuk alokasi anggaran Pemerintah Daerah sudah mengalokasikan anggaran yang disesuaikan dengan kebutuhan penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) sebesar 6,4 Milyar.
 Terpisah saat dikonfirmasi ulang kepada Kadiskes Asril terkait  anggaran untuk penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) Kabupaten Pelalawan adalah 6,9 Milyar,  akan tetapi masih belum final dan akan dirapatkan kembali bersama tim TAPD.” Ujar Asril.
Sementara itu Gubernur Riau H.Syamsuar mengatakan bahwa untuk penanganan kepulangan saat ini adanya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia agar segera di karantina selama 14 hari  dan terpisah dengan kunjungan dari domestik lainnya yang masuk Kabupaten Propinsi Riau melalui jalur perairan, kemudian Syamsuar juga menghimbau untuk bulan Ramadhan 1441 H/2020M pada tahun ini untuk tidak melakukan kegiatan seremonial dalam menyambut bulan puasa seperti ziarah kubur,kegiatan potang mogang,balimau kasai,dan mudik lebaran dalam mencegah penularan virus COVID-19. Selain itu juga kepada Bupati dan Walikota agar segera melakukan pengadaan langsung untuk kebutuhan pendukung fasilitas lainnya serta APD tidak melalui proses tender dengan tetap beroordinasi bersama Kepolisan dan Kejaksaan. Sedangkan untuk alokasi anggaran lakukan semaksimal mungkin untuk mengantisipasi akan adanya peningkatan masyarakat yang terindikasi posotif COVID-19.
Hadir mendampingi Bupati Ketua DPRD Adi Sukemi, Wakapolres Kompol Rezi Darmawan, Kejari Pelalawan Nophy Tennophero South, Sekda H. Tengku Mukhlis, Pabung Pabung Dandim 0313/KPR Mayor Inf Salmon Tarigan, Kadiskes Asril, Kadiskominfo Hendry Gunawan, Kepala BPBD  H. Hadi Penandio, Kadis Koperasi,UMKM dan Perindag H.Fakhrizal, Direktur RSUD dr Chairul Hamdy.

Senin, 30 Maret 2020

Terapkan Social Distancing, Kejari Rokan Hilir Gelar Sidang Secara Online

ROKAN HILIR, Berita Info Inhil - Kejaksaan Negeri Rokan Hilir di Bagansiapiapi telah melakukan persidangan secara online melalui Video Conference dengan Jaksa. Terdakwa/PH, Majelis Hakim ditempat masing-masing.
Kajari Rohil Gaos Wicaksono, SH MH l,Senin (30/03/2020) mengatakan penerapan sidang secara online ini merupakan instruksi Bapak Jaksa Agung Burhanuddin dan merupakan upaya social distancing sehingga memberi rasa aman dan nyaman baik utk jaksanya, Majelis Hakimnya maupun terdakwa/Penasehat Hukumnya yang kita harapkan semua sehat dan tidak tertular virus corona (covid 19).
"Jadi terdakwa/PH berada di Lapas Klas II A  Bagansiapiapi , Jaksa berada di Kantornya Kejaksaan Negeri Rokan Hilir dan Hakim berada di PN  Rokan Hilir di Ujung Tanjung," kata Kajari.
Ditambahkan pria murah senyum ini bahwa pada pokoknya persidangan secara online ini sebagai upaya nemutus mata rantai/meminimalisir penyebaran virus corona masiv yang berbahaya itu.
Pada hari ini Senin tanggal 30 Maret 2020 Kejaksaan Negeri Rokan Hilir melaksanakan persidangan secara online sebanyak 19 (sembilan belas) kasus perkara dimana sebagian besar kasus didominasi kasus narkoba.
Dalam kesempatan tersebut Kajari Rokn Hilir Gaos Wicaksono juga mengingatkan agar jangan ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi corona ini dengan menimbun masker, obat-obatan maupun sembako. "Bila hal ini terjadi kita akan menuntut maksimal sebagaimana amanah pimpinan Bapak Jaksa Agung RI Burhanuddin dan terkait dengan Refoncusis/pergeseran anggaran Kejaksaan siap memberikan pendampingan dan Wal Pam kepada Pemerintah Daerah Rokan Hilir supaya tidak berdampak hukum." Pungkasnya.

Wawako Dumai Apresiasikan Langkah Perawat RSUD Buat APD Secara Swadaya

Wawako Dumai, Eko Suhardjo saat meninjau Komite Keperawatan RSUD Kota Dumai membuat APD sendiri.(hlc)
DUMAI, Berita Info Inhil - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, alat pelindung diri (APD) yang digunakan oleh tenaga medis Kota Dumai sangat terbatas.
Padahal APD merupakan kebutuhan utama bagi para medis sebagai garda terdepan berperang melawan Covid-19 terutama bagi pasien dalam pantauan (PDP) Covid-19.
Sehingga Komite Keperawatan RSUD Kota Dumai berinisiatif membuat APD sendiri melalui dana swadaya yang terkumpul.
Tujuannya untuk menutupi kekurangan APD yang kian menipis. Sementara APD yang mereka buat di antaranya masker, face Shield, aprib, alat pelindung kepala, alat pelindung mata dan muka serta penutup sepatu.
Rika Widyana Ketua Komite Keperawatan RSUD Dumai, Senin (30/3) di RSUD Dumai mengatakan mereka juga dibantu oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan para kolega lainnya.
"Dari hasil dana yang terkumpul, alhamdulillah kami bisa menyiapkan 100 APD,"ucapnya.
Bersyukur, APD yang mereka buat dinyatakan layak oleh Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) untuk mencegah dan meminimalisir infeksi yang terjadi kepada petugas.
"Jadi kami koordinasi dahulu dengan PPI tentang standar dan kelayakan APD yang kami buat,"ungkap Rika lagi.
Seratus APD ini nantinya akan didistribusikan ke ruangan isolasi PDP Virus Corona.
"Selain untuk beli APD, uang yang terkumpul juga kami belikan puding dan suplemen bagi petugas dan perlengkapan mandi bagi PDP di IGD (instalasi gawat darurat),"papar dia lagi.
Dia berharap agar pemerintah memperhatikan mereka. "Kami juga tak lupa mengimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah, agar kita bisa memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,"imbaunya.
Di kesempatan yang sama, inisiatif para perawat tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Dumai, Eko Suhardjo Suparto.
Eko Parto begitu ia kerap disapa juga meninjau pembuatan APD oleh komite perawat di RSUD Kota Dumai.
Bahkan dirinya pun turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini. Secara pribadi ia menyerahkan uang tunai sebesar Rp10 juta untuk memberikan dana tambahan kepada ketua komite.
Wawako turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Pada kesempatan itu Wawako memberikan bantuan uang tunai Rp10 juta secara pribadi.
“Tugas mereka merupakan tugas yang sangat mulia, tidak kenal lelah, tetap sabar dan mau mengorbankan waktunya, menjadi garda terdepan melawan COVID-19,"sebut mantan Wakil Ketua DPRD Kota Dumai ini bangga.
"Dan saya wajib mendukungnya dalam aksi kemanusiaan tersebut,"kata dia lagi.
"Pesan saya kepada dokter dan perawat yang berada di garda terdepan, agar selalu menjaga kesehatan. Semoga mereka selalu diberi kesehatan dan tetap dalam lindungan Allah SWT,"tukasnya.

Sambut Ramadan, Bupati Siak Imbau Jangan Ada Kenduri

SIAK, Berita Info Inhil - Umumnya, tradisi setiap tahun masyarakat kabupaten Siak untuk menyambut bulan suci Ramadan adalah membuat acara kenduri sebagai rasa syukur telah sampainya ibadah Puasa sebentar lagi.
Namun Bupati Siak Alfedri mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melaksanakannya tahun ini. Mengingat wabah Corona Virus Desease (Covid-19) yang mengintai nyawa setiap warganya.
"Sebaiknya kita imbau jangan ada kenduri. Kalau ada niat sedekah lebih baik diberikan kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu," Kata Alfedri usai Video Conference di Kantor Bupati Siak, Senin (30/3/2020).
Update perkembangan Covid-19 di Siak, terjadi pelonjakan angka ODP yang mencapai 392 orang. Sebelumnya, data yang diterima, Jumat (27/3) lalu jumlah ODP sebanyak 93 orang. Artinya dalm kurun tiga hari jumlah bertambah 299 orang.
"Dari jumlah ODP itu, 65 orang berasal dari Malaysia dan lainnya dari mahasiswa yang pulang dari Pulau Jawa," Kata Bupati Alfedri kepada Riaulink.com.
Sedangkan untuk PDP Virus Corona di Siak, Bupati Alfedri menyampaikan ada 2 orang. Satu dari warga Sabak Auh yang dirawat di RSUD Tengku Rafian dan satunya lagi warga Tualang merupakan mahasiswa ITB yang baru pulang dari Bandung dirawat di RS Tentara di Pekanbaru, Riau.

Pasien Positif Virus Corona di Riau Bertambah 1 Orang

PEKANBARU, Berita Info Inhil - Pasien terinveksi virus corona atau Covid-19 di Riau kembali bertambah satu orang, pada Senin (30/3/2020). Untuk total pasien positif virus corona di Riau berjumlah tiga orang.

Berdasarkan kasus tiga orang yang positif terinveksi virus corona atau Covid-19 di Riau, satu diantaranya sudah dinyatakan sembuh, dan saat ini sudah dipulangkan.

Hal tersebut langsung diungkapkan oleh Jubir Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi mengatakan, pasien positif Covid-19 03, berinisial AA (54) merupakan warga Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

"Saat ini, pasien tersebut sudah diisolasi dan dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru," kata dr Indra Yovi.

Seperti yang diketahui, jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia masih mengalami peningkatan. Pada Senin 30 Maret 2020, angkanya mencapai 1.414 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 122 orang, dengan jumlah yang sembuh 75 orang. (WAN)


Ada Kegiatan Sembahyang Kubur di Perigi Raja, Ini Kata Camat Kuindra

Ilustrasi.net

INHIL, Berita Info Inhil - Plt Camat Kuindra, Kaspul Anwar membenarkan ada kegiatan sembahyang kubur etnis Tionghoa di Desa Perigi Raja Kecamatan Kuindra. Namun, katanya dari pihak Kecamatan sudah menutupnya mulai hari ini. 

"Pagi ini sudah kita tutup dan tidak ada lagi kegiatan sembayang kubur di Desa Perigi Raja," sebut Plt Camat saat dikonfirmasi melalui selulernya, Senin (30/3/2020).

Kaspul Anwar menjelaskan, kegiatan ibadah ini awalnya memang menjadi pertimbangan oleh pihak Pemerintah Kecamatan namun pada akhirnya disetujui karena sifatnya tidak mengumpulkan orang banyak dan juga pendatang yang hadir hanya beberapa orang saja. 

"Yang datang tidak berombongan, sifatnya hanya keluarga saja, ada 2 atau 3 orang dan disana mereka juga memakai pelabuhan sendiri tidak bergabung difasilitas umum. Namun untuk hari ini kita stop langsung," ujarnya. 

Pagi ini, kata Camat, ia juga sudah meminta kepada pihak panitia serta masyarakat Tionghoa dari Kecamatan Concong untuk tidak lagi ke Perigi Raja karena kegiatan tersebut sudah ditutup.

"Sudah kami telpon kepada masyarakat yang dari Kecamatan Concong dan pihak panitia agar untuk sementara ini tidak  berkunjung dulu ke makam untuk melakukan ibadah," jelasnya. 

Plt Camat ini juga menyebutkan jika kegiatan sembahyang kubur di Desa Perigi Raja sering dilakukan namun untuk tahun ini hanya dikunjungi oleh masyarakat sekitar karena pengunjung dari luar terlebih dahulu mengkinfirmasi tidak akan datang. 

"Yang melaksakan hanya masyarakat sekitar saja, bahkan dari Tembilahan tidak ada, dan untuk daerah luar Provinsi seperti Surabaya, Kepri, Jakarta, Tembilahan dan dari luar negeri (Malaysia, red) sudah terlebih dahulu menginformasikan tidak hadir," ujarnya.


© Copyright 2019 Infoinhil.com | All Right Reserved