Pusat Informasi Indragiri Hilir


Headline

Ekonomi & Bisnis

Daerah

Peristiwa

Video

Sabtu, 25 Januari 2020

Virus Corona Bisa Menyebabkan Kematian, Pemkab Inhil Himbau Warga Waspada

INFO INHIL- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau warganya untuk waspada terhadap wabah pneumonia (virus corona) berat akibat.

Kepala Dinkes Inhil Zainal Arifin mengatakan bahwa wabah virus crona ini mulai merebak di luar negeri pada 31 Desember 2019 lalu tepatnya di kota wuhan china dan bisa menyebabkan kematian. Jelasnya kepada BUALBUAL.com melalui Pesan WhatsApp. 25/01/20.

Hingga 21 Januari 2020, telah ditemukan 224 kasus dengan 4 kasus kematian. Negara lain yang telah ditemukan kasus ini adalah Jepang 1 kasus, Korea Selatan 1 kasus, dan Thailand 2 kasus.

"Kendati sampai tanggal 25 Januari 2020 belum ditemukan penderita Pneumonia akibat virus baru Novel Coronavirus (nCoV) di kabupaten Indragiri Hilir, upaya kewaspadaan dini telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Inhil," ujarnya.

Adapun langkah yang dilakukan Dinkes Inhil dalam mengantisipasi penyakit tersebut, Pertama terus berkomunikasi dan kerkoordinasi ke Dinkes Provinsi Riau serta ditingkat kabupaten sudah kita sosialisasikan tentang penyakit virus crona beserta penyebarannya.

Kedua untuk di pintu masuk luar negeri, kita melakukan koordinasikan ke Kantor kesehatan pelabuhan (KKP), dan KKP Tembilahan sudah menyatakan siap, Terhadap kewaspadaan terutama kapal yang datang dari singapore, vietnam, thailand.

"Kemudian meningkatkan kompetensi petugas kesehatan dan mengatur alur rujukan pasien terduga pneumonia akibat Novel Coronavirus serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Novel Coronavirus melalui media elektronik dan media sosial," lanjut dia.

Zainal Arifin Juga Menuturkan Jika ada warga yang terkena wabah virus corona nantiknya kita juga sudah mempersiapkan ruangan kusus di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Zainal Arifin juga menyarankan langkah yang dapat diambil untuk menghindari penularan penyakit ini ialah pertama, untuk masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit, disarankan agar segera berobat ke Puskesmas atau RS terdekat.

Dalam waktu dekat kami Dinkes Inhil beserta jajaran Senin atau lusa akan kita bahas perkembangan terakhir terkit virus corona di tingkat kabupaten. tutupnya. (**)

Jumat, 24 Januari 2020

Universitas Islam Riau Kembali Membuka Pendaftaran OLIMPIADE MATEMATIKA Tingkat SLTP, SLTA Se-Riau

INFO INHIL- Sukses mengadakan Olimpiade Matematika Ke-III tingkat SLTP dan SLTA se-Riau, kini Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) kembali mengadakan Olimpiade Matematika untuk keempat kalinya.

Olimpiade Matematika Ke-IV dengan mengangkat tema "Eksplor Matematika dengan Aksi Prestasi untuk Mewujudkan Generasi Unggul dan Berkualitas" memanggil seluruh siswa/i SLTP dan SLTA di Provinsi Riau untuk mengasah kemampuannya di bidang matematika dan sekaligus berkompetisi untuk menjadi nomor 1 di antara siswa/i lainnya.

Pihak kampus sangat mendukung kegiatan olimpiade ini. Ketua program studi Pendidikan Matematika, Leo Adhar Effendi, M.Pd., mengatakan bahwa dosen-dosen selalu medukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan mahasiswanya. "Saya dan dosen-dosen disini sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang diadakan HIMATIKA, terutama kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya di bidang pendidikan".

Selain Ujian Kompetensi Tertulis (UKT), dalam Olimpiade Matematika Ke-IV UIR ini juga akan diadakan beberapa perlombaan lain yang tentunya tak kalah menantang dengan UKT. Perlombaan tersebut diantaranya, Cerdas Cermat, Rangking 1, Hitung Tepat Cepat, Alat Peraga, dan Esai. Hadiah yang diperebutkan juga sangat menarik, yaitu Piala Bergilir dan Uang Tunai.

Olimpiade Matematika Ke-IV ini akan diadakan di bulan Maret tepatnya tanggal 02-04 Maret 2020 dan tanggal pendaftarannya di mulai dari tanggal 03 Februari sampai 27 Februari 2020. Khusus Lomba Esai, pendaftaran ditutup pada tanggal 20 Februari 2020. Bagi siswa/i yang ingin mendaftar dapat mengisi formulir yang sudah dikirimkan ke sekolah dan datang ke stan pendaftaran di Bundaran UIR atau bisa juga mengirimkannya melalui email HIMATIKA UIR (himatikauir2020@gmail.com).

Nah, ada yang menarik mengenai biaya pendaftarannya nih. Olimpiade Matematika Ke-IV UIR memberikan potongan biaya bagi sekolah yang mendaftarkan 1 tim untuk setiap perlombaannya. Sekolah tersebut akan mendapatkan potongan biaya yakni 50% bagi 5 pendaftar pertama dan untuk pendaftar selanjutnya akan dipotong sebesar 30%. Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi akun media sosialnya yaitu Instagram (olimpiadematematika_uir) dan Facebook (Olimpiade Matematika UIR). Jangan sampai melewatkan info-infonya, dan tunjukkan bahwa kamulah yang unggul. (TW)

Berikut Kalarifikasi BPJS Cabang Tembilahan Terkait Penemuan Kartu JKN-KIS Kesehatan Ditempat Sampah

INFO INHIL- Akhir-akhir ini dihebohkan penemuan diduga kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).


Penemuan kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan tersebut diduga berjumlah ratusan dan ditemukan disalah satu tempat sampah berwarna biru disekitaran Stadion Bola Kaki Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) oleh warga belum lama ini.


Tentang hal itu, berikut klarifikasi Kepala Bidang SDMUKP BPJS Cabang Tembilahan. Dery saat dikonfirmasi melalui keterangan tertulis whatsaap, Jum'at (24/1/2020) siang membenarkan tentang penemuan kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan yang berserak ditempat sampah tersebut.


“Saat ini kartu tersebut sudah diamankan oleh Pihak Polres Inhil,”katanya.


Untuk langkah selanjutnya BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan menunggu arahan selanjutnya dari kantor pusat BPJS.


“Jika ada unsur pidananya kami menunggu instruksi dari pusat terkait langkah hukum apa yang akan kami ambil,”paparnya.


Menurutnya informasi pihak kepolisian yang sampai kepada pihak BPJS Cabang Tembilahan ada sekitar 500 kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan yang ditemukan oleh warga. Sekarang sedang di tangani oleh pihak Polres Inhil.


“Kami belum pernah satupun melihat secara langsung kartu-kartu tersebut," ungkapnya.


Dery mengakui tidak bisa menyalahkan bahwa kejadian ini kesalahan dari pihak pengirim atau pihak lainnya, karena pihak BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan masih ada unsur dugaan.



Selain itu, Dery juga menginformasikan belum mengetahui tahun terbit kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan yang ditemukan dalam tempat sampah tersebut yang jelas pihaknya akan mendalami kejadian ini.
(**)

Kamis, 23 Januari 2020

Polres Inhil Tangkap 2 Orang Pelaku Tindak Pidana Narkoba

INFO INHIL- Satuan Res Narkoba Polres Inhil menangkap 2 orang pelaku tindak pidana narkoba, Kamis (23/1/2020). Salah seorang dari pelaku yang jadi tersangka berinisial AR (31) sempat berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Dari tangan pelaku, pihak kepolisian berhasil menyita 50 butir pil ekstasi yang dibungkus plastik di dalam sebuah kotak rokok.

Pelaku berinisial AL (31) dan AR (31), saat ini tengah menjalani proses penyidikan dan ditahan di Mapolres Inhil.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubag Humas Polres Inhil, AKP Warno, penangkapan pelaku tindak pidana narkoba berawal dari informasi yang diberikan warga. Berdasarkan informasi, salah seorang pelaku berinisial AR yang berdomisili di Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan kerap kali melakukan transaksi narkoba.

"Informasi tersebut pun sampai kepada Kasat Res Narkoba Polres Inhil, AKP Bachtiar SH. Lantas, Kasat Narkoba memerintahkan Ops Sat Res Narkoba untuk melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut," kata Kapolres.

Kapolres melanjutkan, setelah dilakukan penyelidikan didapat hasil bahwa benar terlapor AR sering melakukan transaksi narkoba jenis ekstasi di salah satu wilayah Kelurahan Tembilahan Hilir.

Keesokan harinya, dikatakan Kapolres, sekira pukul 21.30 WIB, didapat informasi bahwa terlapor AR akan melakukan transaksi narkoba jenis ekstasi di salah satu wisma di kawasan Tembilahan Kota.

"Untuk itu, anggota opsnal Narkoba melakukan pengintaian di wisma tersebut.  sekira pukul 22.00 WIB, anggota opsnal Narkoba melakukan penangkapan dengan dipimpin oleh Kanit I Narkoba Bripka Dodi Krisnawan," ungkap Kapolres.

Namun, diungkapkan Kapolres, penangkapan tersebut dilakukan terhadap tersangka AL (31) dengan alat bukti berupa 50 butir pil ekstasi. Setelah diinterogasi, diketahui bahwa tersangka AL merupakan orang yang diminta oleh tersangka AR (31) untuk mengantarkan barang bukti tersebut ke penginapan yang menjadi lokasi transaksi.

"Saat akan mengantarkan, tersangka AL berboncengan dengan tersangka AR. Namun, tersangka AR tinggal dan menunggu di jalan tidak jauh dari lokasi penangkapan tersangka AL," jelas Kapolres.

Mendapati informasi itu, dikatakan Kapolres, beberapa orang anggota opsnal melakukan pencarian dan pengejaran terhadap tersangka AR. Akhirnya, petugas kepolisian berhasil mengamankan tersangka AR di salah satu rumah warga yang beralamat di Kelurahan Tembilahan Hilir pada pukul 23.00 WIB.

"Pada saat anggota opsnal melakukan pencarian dan akan melakukan penangkapan terhadap tersangka AR berusaha melarikan diri dan melompat ke bawah sungai dan bersembunyi di salah satu rumah warga," tutur Kapolres. (TW)

Bupati Inhil Resmikan Puskesmas Desa Sungai Raya, Kadis Kesehatan: Ini Merupakan Puskesmas 29 di Inhil

INFO INHIL- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) resmikan gedung Puskesmas Desa Sungai Raya, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil, Kamis (23/1/2020) siang.

Hadir dalam peresmian tersebut. Wakil Bupati Inhil, Camat Batang Tuaka, Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Kepala Dinas Disparporabud Inhil, Kepala Dinas Perkebunan Inhil, Kepala Bappeda Inhil, Kepala Baznas Inhil, Kepala BPJS Kabupaten Inhil, Kapolsek Batang Tuaka, Danramil Batang Tuaka, Kepala Desa dan dan masyarakat sekitar.

Akan hal itu. Sambutan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, H Zainal Arifin juga menyampaikan bahwa Puskesmas Desa Sungai Raya yang diresmikan Bupati Inhil merupakan Puskesmas ke 29 di Kabupaten Inhil.

“Ini merupakan Puskesmas ke 29 yang ada di Kabupaten Inhil,”katanya.

Dia menceritakan terbentuknya Puskesmas Desa Sungai Raya suatu tugas yang cukup berat dimana pada awal menjabat ditugaskan Bupati yaitu Impatalisir Puskesmas, mana yang belum lakukan rehabilitasi jika perlu dihancurkan yang lama dan dibangun yang baru serta tugasnya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Dengan adanya Puskesmas ini kita harus bersyukur, mari kita pelihara sama-sama dan ini merupakan perjuangan Bupati dan Wakil Bupati Inhil,” ungkapnya.

Kenapa Puskesmas ada di perdesaan?.
Kadis menjelaskan bahwa terbentuknya Puskesmas Desa Sungai Raya atas pilihan Bupati Inhil yang dia laporkan terkait Puskesmas Sungai Piring yang sudah terlalu banyak membawahi 13 desa.

“Jika orang Desa Suhada rujukannya ke Puskesmas Sungai Piring pasti melewati Tembilahan karna akses jalan yang sangat jauh, maka itu kami usulkan kepada Bupati Inhil. Alasan kenapa Bupati Inhil memilih Desa Sungai Raya mungkin Bapak Bupatilah yang tau jawabannya,”jelasnya.

Kemudian akses perjalanan dari desa ini untuk menuju Puskesmas Ibu Kota dari Kecamatan Batang Tuaka sangat memakan waktu yang cukup lama dan harus melewati akses jalan kota Tembilahan.

Kadis juga mengajak kepada masyarakat harus bersyukur karna Desa Sungai Raya mendapat tempat dari Bupati Inhil untuk dibangunkan pusat Puskesmas di Desa Sungai Raya yang saat ini sudah terpisah dari Puskesmas Sungai Piring.

“Saat itu saya berdiskusi dengan Bapak Bupati tentang anggaran yang dibangun untuk Puskesmas Desa Sungai Raya. Saya bertanya apakah kita bangun dengan anggaran 1 Miliar, tidak kata Bapak Bupati. Kala perlu 4 sampai 5 Miliar. Jadi Pembangunan Puskesmas Desa Sungai Raya ini mendapat anggaran 4,2 Miliar saat ini mengalahkan Puskesmas Sungai Piring,”ungkapnya.

Dibangunnya Puskesmas Desa Sungai Raya akses seperti Desa PasirMas, Desa Kuala Sebatu, Desa Junjangan, Desa Tanjung Siantar dan Desa Sungai Raya sendiri memiliki induk Puskesmas tersendiri.

Dengan lima Desa itu berinduk di Puskesmas ini jadi lebih sempit wilayahnya dan masyarakat lebih terlayani akan hal kesehatan, dia juga berharap setiap bulan nanti kepala Puskesmas yang ditunjuk harus berkunjung kelima desa yang dimaksud untuk mendengan keluhan masyarakat.

“Jadi nanti jika kepala Puskesmasnya tidak datang kelima desa tolong laporkan kesaya,”pungkasnya.

Dilihat juga pada Puskesmas Desa Sungai Raya tersebut sudah ada ambulan dabel kabin, yang mana untuk akses kepentingan masyarakat dan tidak dibenarkan untuk dipergunakan selain tugasnya tentang kesehatan seperti mengantarkan pasien ke RSUD Tembilahan dan Tembilahan ke 5 desa yang dimaksud.

“Alhamdulillah Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Inhil selalu bernergi membangun fasilitas kesehatan yang menjadi prioritas mereka,”katanya.

Dia juga mengungkapkan bahwa minggu depan akan ada peresmian sama seperti Puskesmas Desa Sungai Raya yaitu Puskesmas ke 30 Tembilahan Hulu.

“Yang jelas Bupati menekankan kepada kami, jika ada desa yang belum terbangun Pustu segera bangun Pustu. Yang tidak lain untuk mendekatkan pelayanan masyarakat,”tutupnya.

Diakhir sambutannya dia memberikan sebuah pantuan yang membuat warga sekitar serontak bertepuk tangan.
“Bukan Rotan Sembarang Rotan, Rotan Pengikat Tali Betaki, Mendekatkan Sarana Kesehatan Adalah Komitmen Bapak Bupati”itulah cuitan pantun yang dilontarkannya.

Bupati Inhil
“Alhamdulillah hari ini saya meresmikan Puskesmas Desa Sungai Raya yang ke 29, dimana tujuannya untuk mendekatkan kesehatan kepada masyarakat,”kata HM Wardan saat diwawancarai sejumlah awak media.

Disamping itu dia juga mengatakan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus diprioritaskan dengan bukti saat ini Pustu sudah 201 yang tersebat 236 Desa/Kelurahan yang ada di Kabupaten Inhil.

Bupati juga berpikir dengan dilengkapinya sarana prasarana bangunan Puskesmas yang cukup resentatif yang ada di Provinsi Riau yaitu Kabupaten Inhil.

“Boleh kita mungkin studi beberpa Kabupaten lain dan bandingkan Puskesmas yang ada di Inhil. Baik dari sisi bangunan dan lain sebagainya, karna saya fokus tidak mau bangunan yang asal-asalan tapi harus standar,” jelas HM Wardan.

Begitu juga dengan Puskesmas Desa Sungai Raya yang baru diresmikan hari ini, melalui upaya konsultasi, komunikasi dan pendekatan Bupati dan Wakil Bupati kepusat sudah banyak mendapatkan bantuan dana melalui dana DAK, dana Pusat. Baik untuk bangunan fisik dan sarana prasarana.

“Alkes, hari ini juga sudah kita lihat itu suatu barang yang bukan murah. Itu mahal sekali mustahil untuk kita miliki, hari ini Puskesmas yang ada di Kabupaten Inhil sudah memiliki alat kesehatan yang bagus. Seperti oksigen Puskesmas di Inhil sudah memiliki oksigen elektronik dan lainnya juga sudah canggih, “pungkasnya.

Bupati juga menghimbau dengan bangunan yang bagus, sarana prasarana yang sangat memadai untuk petugas, perawat, dokter lakukan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Mari kita lakukan pelayanan yang baik, santun, pelayanan yang menyentuh dan pelayanan menggunakan hati. Kalau hati yang berbicara, kalau hati yang melakukan pendekatan InsyaAllah akan selalu lancar dan masyarakat yang datang ke Puskesmas untuk berobat, mundah-mudahan belum diberi obat dan disuntuk mereka akan terasa terobati dengan keramahan kita,”ungkapnya.

Kemudian tentang akses jalan yang pas-pasan ditambah bergelombang untuk menuju Puskesmas. Bupati Inhil akan memprioritaskan pembangunan Jalan Desa Sungai Raya tersebut, karna pembangunan Infrastruktur tetap menjadi program prioritas Bupati Inhil dan Wakil Bupati Inhil dimanapun itu.

“Dengan keterbatasan anggaran tentu kita menyelesaikannya secara prioritas dan disesuaikan plapon anggaran yang ada, dan dia menghimbau kepada masyarakat Desa Sungai Raya dan sekitarnya agar tetap bersabar dengan keadaan jalan sekarang. Mungkin saja nanti dengan dana desa bisa dilebarkan jalan tersebut,”pungkasnya.

Terakhir dia menghimbau kepada masyarakat khususnya Desa Sungai Raya dan sekitarnya yang mana pada hari ini baru saja dilaksanakan pembukaan terhadap Pusksesmas tentu sudah bisa dipergunakan dan dipelihara bersama-sama. Baik tentang kebersihan, lingkungan dan lain sebagainya.

Dia juga berpesan sipat saling menolong, gotong royong mari dibudayakan kembali agar kehidupan menjadi lebih berkah dan berguna bagi orang lain.
(TW)

Rabu, 22 Januari 2020

Kapolda Riau Akan Berikan Pin Emas Bagi Jajarannya dan Masyarakat yang Mampu Menekan Karhutla

Foto: Tampak pemadaman Karhutla oleh Kapolres Inhil beserta jajarannya belum lama ini

PEKANBARU- Tidak hanya memberikan sanksi tegas bagi jajaran Polda Riau yang lalai tangani Karhutla, sebagai bentuk apresiasi, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi juga akan memberikan reward bagi jajarannya yang berhasil dan serius tangani Karhutla di Provinsi Riau.

Mengupayakan bumi lancang kuning terlepas dari musibah kabut asap akibat karhutla yang hampir terjadi setiap tahun di Riau adalah salah satu prioritas kerja Agung sejak menjabat sebagai Kapolda Riau.

Tindakan-tindakan preventif dan represif telah dilakukan agar niatan itu tercapai. Terakhir Kapolda Riau telah mencabut jabatan seorang Kapolsek di wilayah Pelalawan karena kelalaiannya dalam menangani Karhutla yang terjadi.

Namun Kapolda tidak hanya melakukan tindakan yang dapat mendesak para anggota agar serius menangani Karhutla, tapi juga memberikan dukungan agar jajarannya semangat dalam menjalankan tugas, salah satu contoh dukungan tersebut adalah memberikan reward kepada jajarannya yang rajin dan berhasil menekan karhutla di wilayah hukumnya.

Diungkapkan langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi bahwa, ia akan memberikan hadiah kepada jajarannya yang rajin patroli dan cepat mengatasi apabila terjadi Karhutla di wilayah masing-masing dengan syarat yang telah ditentukan olehnya.

"Iya saya akan beri reward bagi anggota 10 kalo ke lokasi kebakaran, untuk yang mencapai 30 kali bahkan lebih yang dibuktikan dari aplikasi lancang kuning yang digunakan untuk memantau Karhutla, itu dapat pin emas dari saya sebagai penghargaan atas kerja keras mereka," kata Agung Rabu (22/1/2020).

Kemudian tidak hanya anggota kepolisian atau jajaran Polda Riau yang bisa mendapatkan penghargaan dari Kapolda, tapi apabila ada dari masyarakat yang aktif menjadi relawan pemadam Karhutla juga berkemungkinan mendapat pin emas dari Kapolda Riau.

"Tidak hanya anggota, termasuk relawan pemadaman karhutla juga bisa dapat. Namun jika ada pejabat atau jajaran dari Polda Riau yang kedapatan lalai maka akan diberikan sanksi tegas," tutup Agung. (**)

48 Pegawai Pemprov Riau Positif Konsumsi Narkoba

TES urine pegawai Pemerintah Provinsi Riau terdiri dari ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) ikut serta dalam tes urine diselenggarakan BNN. Foto :Sumber Kumparan.com

PEKANBARU - Dari 2.200 pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, 48 di antaranya positif mengonsumsi narkoba. Hal ini diketahui dari tes urine yang dilakukan.

Tes terhadap 2.200 pegawai Pemprov Riau tersebut dilakukan di tiga lokasi berbeda selama Januari 2020 ini oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dari 48 pegawai tersebut, 25 orang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) terindikasi menggunakan narkoba, serta 23 lainnya Tenaga Harian Lepas (THL).

"Dari 25 ASN positif narkoba, ada 19 ASN terkonfirmasi mengonsumsi obat dari dokter. Tapi itu tetap harus dibuktikan dengan adanya resep dokter," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau, Khairul Rizki, Selasa, (21/1/2020).

Ia menjelaskan, ketiga lokasi tersebut adalah Kantor Dinas PU, Aula Satpol PP, dan Ruang Melati Kantor Gubernur Riau.

Pegawai positif narkoba diberikan sanksi mulai dari pencopotan bagi mereka punya jabatan. Sedangkan staf biasa diturunkan pangkatnya. Sementara bagi THL langsung dipecat dengan tidak hormat.

"Kalau THL positif narkoba tidak diperpanjang lagi kontraknya dan langsung dipecat. Sedangkan untuk ASN diberikan sanksi sesuai aturan. Bagi yang memegang jabatan dicopot dari jabatannya kalau staf akan diberikan sanksi penurunan pangkat," ujarnya.

Sejauh ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah melaksanakan tes urine antara lain Dinas PU Perkim, Satpol PP, Biro Humas, Protokol dan Kerjasama, Badan Kesbangpol, Biro Umum, Biro Pembangunan, Biro Kesra, Disperindag dan Diskominfo Riau. Sumber :Kumparan.com

Kesehatan

Politik

Hukrim

Regional

Internasional

© Copyright 2019 Infoinhil.com | All Right Reserved