Pusat Informasi Indragiri Hilir

Headline

Ekonomi & Bisnis

Daerah

Peristiwa

Video

Rabu, 08 Juli 2020

3 Mitos Soal Miss V, Benarkah Aman Dibersihkan Pakai Sabun Mandi?

BERITA INFO INHIL - Banyak mitos yang berkembang terkait kesehatan vagina. Mitos vagina yang beredar mulai dari tentang penggunaan celana hingga cara membersihkan vagina.

Apa saja sih mitos-mitos seputar vagina? Catat 3 faktanya, dikutip dari Health.

1. Membersihkan vagina dengan sabun mandi
Membersihkan vagina memang dianjurkan untuk menghilangkan kuman. Namun, cukup menggunakan air putih bersih dan hindari menggunakan sabun mandi atau sabun biasa. Peneliti di Universitas Stanford mengatakan mencuci area vagina menggunakan sabun dapat mengganggu keseimbangan pH dan malah membantu kuman berkembang biak.

2. Melahirkan bikin vagina 'longgar' permanen
Lamanya persalinan dan ukuran bayi membuat bentuk vagina menjadi kendur, hal ini dikarenakan bentuk vagina yang elastis dan mudah berubah. Namun, kelonggaran tersebut tentu tidak berlangsung secara permanen.

"Seiring waktu, bentuk vagina akan kembali seperti semula secara alami," kata Leena Nathan, MD, ob-gyn di Ronald Reagan Medical Center UCLA.

3. Celana olahraga bisa menyebabkan infeksi
Sehabis olahraga area vagina memang bisa menjadi lembap akibat berkeringat. Hal ini dapat menimbulkan bakteri berkembang dan berjamur.

Namun kondisi ini terjadi tidak hanya saat menggunakan celana olahraga saja. Celana dari bahan jeans dan kain dapat menimbulkan hal serupa sehingga ahli menyarankan jangan memakai celana yang ketat dalam waktu lama. Disarankan memakai celana yang agak longgar agar vagina dapat 'bernapas' dan tidak lembap. (dtk)

Menaker Ungkap Alasan Izinkan 500 TKA China Kerja di Konawe

BERITA INFO INHIL - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan pemberian izin kepada 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) yang terletak di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ida menjawab berbagai pertanyaan anggota komisi IX terkait ratusan pekerja asal China yang masuk ke Indonesia di tengah bertambahnya angka pengangguran akibat covid-19.

Menurut Ida, izin tersebut diberikan karena jaminan bahwa perusahaan tersebut akan menyerap 5.000 orang tenaga kerja lokal. Di samping itu, kedatangan TKA juga dibutuhkan agar proyek tersebut bisa berjalan dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di sekitarnya.


"Kemarin baru ada tanda tangan pemerintah Daerah Konawe dengan industri Virtue Dragon yang akan merekrut 5.000 tenaga kerja lokal," ujar Ida di Komisi IX Rabu (8/7).

Ida juga menjelaskan bahwa tenaga kerja asing yang masuk itu hanya diperbolehkan pada keahlian tertentu dan pada masa tertentu.

"Tenaga kerja tersebut berdasarkan Perpres dan dasar hukum penempatan TKA dalam proyek di Tanah Air. TKA itu untuk melaksanakan proyek strategis nasional," tuturnya.

Selain pemberian izin masuk, TKA juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kemenaker telah memastikan bahwa masuknya TKA sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM yang memperbolehkan merekrut TKA dengan persyaratan memenuhi protokol kesehatan ketat.

"Karantina 14 hari di negara mereka dan 14 hari di sini. Dan kami juga menyepakati bahwa menunda sementara, sudah kami lakukan sampai kondisi aman, kami melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah provinsi, maupun kabupaten kota di Sulawesi Tenggara, setelah melakukan koordinasi bersama dengan Gugus Tugas," tutup Ida. (cnn)

Soal Reklamasi Ancol, Demonstran: Anies Baswedan Mengingkari Janji!

BERITA INFO INHIL - Puluhan pemuda dan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi penolakan reklamasi Ancol, Rabu (8/7) petang.

Para demonstran berunjuk rasa di depan gerbang Ancol Barat, Jakarta Utara.

Massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Nasional Tolak Reklamasi (Gentar) itu memaksa masuk ke Taman Impian Jaya Ancol.

Massa terpantau melakukan aksi dorong dengan petugas kepolisian dan petugas keamanan Ancol.

Mereka membawa spanduk bertuliskan 'Tolak Reklamasi Pantai Ancol'.

"Masyarakat Jakarta harus menelan kekecewaan, karena gubernur pilihan rakyat, Anies Baswedan mengingkari janji," tegas koordinator aksi, Mahameru.

Massa aksi menuntut tiga hal kepada pihak pengelola Ancol yakni tolak reklamasi Ancol, tangkap dan periksa komisaris Ancol serta kekecewaan terhadap Anies Baswedan yang dinilai sebagai pembohong.

Sebelum mengelar aksi di gerbang barat, massa juga menyuarakan pendapatnya di depan puluhan aparat kepolisian dan TNI yang berjaga di depan gerbang timur Ancol.

Massa membubarkan diri sekitar pukul 17.30 WIB dengan pengawalan puluhan aparat gabungan. (jpnn)

PDIP Copot Rieke Diah Pitaloka dari Wakil Ketua Baleg, Gara-gara RUU HIP?

BERITA INFO INHIL - PDI Perjuangan mencopot Rieke Diah Pitaloka dari posisi wakil ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

Ketua Baleg Supratman Andi Agtas mengungkapkan, dirinya telah menerima surat dari Fraksi PDIP DPR RI perihal penggantian Rieke.

Selanjutnya, Fraksi PDIP menugaskan M Nurdin menggantikan Rieke di kursi pimpinan Baleg. “Baru saya terima suratnya. Ibu Rieke digantikan oleh Pak M Nurdin,” ujar Supratman kepada jpnn.com, Rabu (8/7).

Legislator Partai Gerindra itu menjelaskan, surat dari Fraksi PDIP DPR tentang penarikan Rieke dari kursi pimpinan Baleg baru masuk kemarin (7/7). Namun, Supratman mengaku baru menerimanya.

"Suratnya masuk tanggal 7 Juli, tetapi baru saya terima ini," ucapnya.

Sesuai mekanisme pergantian pimpinan Alat Kelengkapan DPR (AKD), perubahan itu akan dikukuhkan oleh pimpinan lembaga legislatif tersebut. “Mungkin Senin yang akan datang," tambah Supratman.

Baleg DPR RI belakangan menjadi sorotan terkait Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). RUU inisiatif DPR itu memuat pasal yang memeras Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila.

Lantas, apakah pencopotan Rieke terkait dengan RUU HIP yang menuai protes? Hingga berita ini diturunkan pimpinan Fraksi PDIP DPR seperti Bambang Wuryanto maupun Eriko Sotarduga tidak menjawab pertanyaan melalui sambungan telepon.

Rieke pun tak memberikan respons. Ponselnya tidak aktif.

Sementara anggota Fraksi PDIP Prof Hendrawan Supratikno enggan berkomentar mengenai pergantian pimpinan Baleg tersebut. Dia hanya menjawab singkat melalui WhatsApp karena sedang rapat. "Bisa dicek di Baleg," jawabnya.(jpnn)

Jusuf Kalla: 75 Persen Sound System Masjid di Indonesia Jelek

BERITA INFO INHIL - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menyampaikan, 75 persen sound system masjid di Indonesia berkualitas buruk.

Hal tersebut disampaikan Kalla dalam acara webinar nasional bertajuk Membangun Peradaban Islam Berbasis Masjid, Rabu (8/7/2020).

"75 persen sound system masjid di Indonesia jelek. Tidak bisa didengarkan," kata Kalla.

Atas dasar itu, DMI pun memiliki program dasar pertama untuk memperbaiki sound system masjid secara nasional.

Perbaikan sound system masjid tersebut agar masyarakat bisa mendengarkan ilmu dan ajakan yang dikumandangkan dari masjid dengan jelas.

"Setelah dipelajari, keliling Indonesia, saya mengambil kesimpulan dasar bahwa di masjid itu 80 persen mendengarkan, 20 persen ibadah," ujar Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 ini.

Baik itu mendengarkan ceramah, khutbah, tausiyah, maupun adzan.

Dengan demikian, secara nasional DMI pun bergerak untuk memperbaiki sound system di masjid-masjid yang ada di Tanah Air.

Apalagi menurutnya, dari Sabang sampai Merauke, Indonesia tersambung dengan seluruh sound system dari 800.000-900.000 masjid dan musholla sepanjang hari.

"Adzan tersambung dari Sabang sampai Merauke. Awalnya orang adzan di Papua, kemudian lanjut ke Maluku, Sulawesi, Jawa, Sumatera, itu tidak pernah terputus," kata dia.

Dengan kualitas sound system yang bagus, ia pun berharap masyarakat mendapat kemakmuran dari masjid.

"Jadi kita datang ke masjid bukan cuma ibadah, mendengarkan khutbah tapi bagaimana meningkatkan pengetahuan, mendorong bagaimana masjid itu dapat memajukan masyarakat, meningkatkan jemaahnya," kata dia.

sumber: kompas.com

5 Hal yang Harus Diketahui tentang Penyebaran Covid-19 Tanpa Gejala

BERITA INFO INHIL - Ada banyak kasus yang ditemukan bahwa orang terinfeksi virus Corona (Covid-19) tanpa gejala juga dapat menyebarkan virus, sehingga sangat penting bagi masyarakat luas untuk mengetahui hal-hal terkait penyebaran asimtomatik atau tanpa gejala.

Dilansir dari Science Alert, Rabu (8/7/2020), Monica Gandhi, seorang dokter dan peneliti penyakit menular di University of California menjelaskan apa yang harus diketahui tentang penyebaran tanpa gejala. Berikut lima hal yang harus diketahui tentang penyebaran Covid-19 tanpa gejala:

1. Apa yang dimaksud tanpa gejala?

Virus Covid-19 dapat menhasilkan berbagai manifestasi klinis. Beberapa orang yang terinfeksi tidak pernah mengalami gejala sama sekali dan pasien-pasien ini dianggap bukti sebagai kasus tanpa gejala.

Ketika orang terinfeksi virus Corona, dibutuhkan rata-rata lima hari hingga dua minggu untuk memunculkan gejala yang berkisar dari sangat ringan hingga sangat berbahaya. Waktu antara infeksi awal dan munculnya gejala pertama disebut fase pra-gejala.

2. Berapa banyak pasien yang tidak menunjukkan gejala?

Perkiraan proporsi kasus tanpa gejala yang sebenarnya berkisar antara 18 persen hingga lebih dari 80 persen.

Menurut Gandhi, cara paling akurat untuk menentukan tingkat kasus tanpa gejala adalah dengan melakukan pengujian, terlepas apakah orang itu memiliki gejala atau tidak dan melacak dari waktu ke waktu apakah mereka mengembangkan gejala di kemudian hari.

Kampanye pengujian massal pada Juni di San Francisco menemukan bahwa 53 persen pasien yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala ketika pertama kali diuji dan 42 persen tetap tidak menunjukkan gejala selama dua minggu ke depan.

Makalah terbaru membandingkan bukti dari 16 studi dan memperkirakan tingkat keseluruhan infeksi tanpa gejala menjadi 40-45 persen.

Meskipun ada banyak jenis penelitian dan makalah yang tidak sepenuhnya sempurna, tetapi banyak bukti mendukung tingkat kasus tanpa gejala yang sebenarnya sekitar 40 persen, ditambah beberapa fraksi tambahan pasien yang pra-gejala.

3. Bagaimana orang tanpa gejala dapat menyebarkan virus Covid-19?

Dibandingkan dengan kebanyakan infeksi virus lainnya, Covid-19 menghasilkan tingkat partikel virus yang luar biasa tinggi di saluran pernapasan atas, khususnya hidung dan mulut. Ketika partikel-partikel virus itu lepas ke lingkungan, itu disebut pelepasan virus.

Cuplikan foto dari video 3D paru-paru pasien Covid-19 di Amerika Serikat. [Youtube/Surgical Theater]
Para peneliti menemukan bahwa orang tanpa gejala melepaskan virus pada tingkat yang sangat tinggi, mirip dengan flu musiman. Tetapi orang-orang dengan flu biasanya tidak melepaskan virus sampai mereka memiliki gejala.

Lokasi pelepasan virus juga penting. Virus yang menyebabkan SARS pada 2003 tidak banyak keluar dari hidung dan mulut. Ini mereplikasi jauh di dalam paru-paru. Namun, karena Covid-19 hadir dalam jumlah tinggi di hidung dan mulut seseorang, virus jauh lebih mudah untuk "melarikan diri" ke lingkungan.

Ketika orang batuk atau berbicara, mereka menyemprotkan tetesan air liur dan lendir ke udara. Mengingat Covid-19 ada dalam jumlah tinggi di hidung dan mulut, tetesan ini kemungkinan menjelaskan bagaimana orang tanpa gejala dapat menyebarkan virus.

4. Berapa banyak penyebaran tanpa gejala yang terjadi?

Sayangnya, ahli kesehatan masyarakat tidak tahu persis berapa banyak penyebaran yang disebabkan oleh pasien tanpa gejala atau pra-gejala. Tetapi ada beberapa petunjuk yang mengatakan bahwa itu adalah pendorong utama pandemi Covid-19 ini.

Perkiraan pemodelan awal menunjukkan bahwa 80 persen infeksi dapat dikaitkan dengan penyebaran dari kasus yang tidak tercatat. Mungkin pasien yang tidak tercatat menunjukkan gejala atau hanya memiliki gejala yang sangat ringan. Para ilmuwan membuat banyak asumsi dalam model itu sehingga sulit untuk menilai keakuratan prediksi tersebut.

Sebuah penelitian yang mengamati wabah Covid-19 di Ningbo, China, menemukan bahwa orang tanpa gejala menyebarkan virus semudah orang yang memiliki gejala.

Jika setengah dari semua orang yang terinfeksi tanpa gejala pada suatu titik waktu dan orang-orang itu dapat menularkan Covid-19 semudah pasien dengan gejala, menurut Gandhi itu aman untuk mengasumsikan persentase besar penyebaran berasal dari orang tanpa gejala.

Bahkan tanpa mengetahui angka pastinya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) percaya bahwa penularan dari orang tanpa gejala adalah kontributor utama penyebaran cepat Covid-19 di seluruh dunia.

5. Apa yang bisa dilakukan untuk membatasi penyebaran tanpa gejala?

Aturan physical distancing dan lockdown memang berhasil untuk membatasi penyebaran, tetapi memiliki dampak ekonomi dan sosial yang besar. Salah satu cara terbaik untuk membatasi penyebaran adalah dengan memakai masker penutup wajah dan ada bukti untuk mendukung aturan itu.

Ilustrasi seeorang perempuan pengenakan masker kain. [Shutterstock]
Pada 3 April, CDC merekomendasikan agar semua masyarakat memakai masker penutup wajah ketika berada di luar rumah dan di sekitar orang lain. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengikutinya dan merekomendasikan penggunaan masker penutup wajah pada 5 Juni.

Pada titik ini, tidak ada yang tahu persis berapa banyak kasus Covid-19 yang berasal dari penyebaran tanpa gejala. Tetapi menurut Gandhi dan banyak peneliti penyakit menular lainnya meyakini bahwa itu memainkan peran utama dalam pandemi ini.

Mengenakan masker penutup wajah dan mempraktikkan physical distancing dapat mencegah penyebaran tanpa gejala serta membantu mengurangi bahaya dari virus Covid-19 sampai para ahli mendapatkan vaksin.

sumber: suara.comhttps://www.suara.com/tekno/2020/07/08/130000/5-hal-yang-harus-diketahui-tentang-penyebaran-covid-19-tanpa-gejala?

Kejagung Sita Harta Buronan Honggo Wendratno Senilai Rp 97 Miliar

BERITA INFO INHIL - Kejaksaan Agung (Kejagung) buronan kasus tindak pidana korupsi kondensat Honggo Wendratmo senilai Rp 97 miliar. Eksekusi itu dilakukan sesuai surat bernomor 6/Pid.Sus-TPK/2020/PN.JKT.Pst tanggal 22 Juni 2020 yang telah berkekuatan hukum tetap.

"Bahwa amar putusan pengadilan tersebut diantaranya menyatakan Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono, Rabu (8/7).

Putusan pengadilan atas terdakwa Honggo Wendratno menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan dihukum pidana penjara selama 16 tahun dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Persidangan secara In Absetia atau tanpa kehadiran.

Honggo juga diminta membayar uang pengganti USD 128 juta (pidana pengganti penjara 6 tahun) serta barang bukti berupa kilang Tuban LPG Indonesia (TLI) dirampas untuk negara dan barang bukti berupa uang Rp97 miliar juga dirampas untuk negara.

Diketahui, hukuman membayar uang pengganti ini dengan memperhitungkan nilai barang bukti berupa tanah dan bangunan yang diatasnya terdapat pabrik/kilang LPG (PT.TLI) sesuai dengan sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 11 dan 12 atas nama PT. Tuban LPG Indonesia yang berada di kawasan pabrik PT. TPPI terletak di Jl. Tanjung Dusun Tanjung Awar Awar Desa Remen Tasik Harjo, Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Jika tidak sanggup membayarkannya, paling lama dalam satu bulan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta benda Honggo dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Jika terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut maka dipidana dengan pidana penjara selama 6 (enam) tahun," tegas Hari.

Sebagai informasi, Kejaksaan sudah melakukan penyitaan terkait dan dipublikasi terbuka melalui konfersi persnya Selasa 7 Juli 2020.

Penyitaan dilakukan oleh Jaksa Eksekutor Bima Suprayoga, selaku Kasubdit Penuntutan Tindak Pidana Korupsi pada Direktorat Penuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus dan Riono Budisantoso, selaku Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

"Penyitaan diserahkan ke Kementerian Keuangan untuk disetor ke kas Negara yang diwakili oleh Direktur Pengelolaan Kas Negara Ditjen Perbendaraan Didyk Choiroel," Hari menandasi.

Berikut Daftar Sitaan Kejaksaan Untuk Kas Negara dari Koruptor Honggo Wendratno

1) Tanah dan bangunan di atasnya berupa pabrik/Kilang LPG PT. TLI yang berada di Kawasan pabrik PT. TPPI yang terletak di Jl. Tanjung Dusun Tanjung Awar-Awar, Desa Remen Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Penyitaan Hak Guna Bangunan No. 11 dan 12 dengan alamat Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur atas nama PT. Tuban LPG Indonesia

Barang bukti ini disita dari saksi BASYA G. HIMAWAN selaku Direktur Korporasi PT. Trans Pacific Petrochemical Indotama (PT. TPPI).

2) Barang Bukti Tambahan, uang yang menjadi bagian dari PT. Tuban LPG Indonesia (TLI) sejumlah Rp. 97.090.201.578 (sembilan puluh tujuh miliar sembilan puluh juta dua ratus satu ribu lima ratus tujuh puluh delapan Rupiah).

Diketahui, uang ini merupakan keuntungan dalam pelaksanaan pekerjaan pengolahan LPG. Berikut rinciannya:

-Rp 70.701.065.954, yang disimpan dalam rekening atas nama PT. Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) No. 3061121055 pada Standard Chartered Bank;

- Rp26.389.135.624, berada dalam rekening keuangan PT. Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

sumber: merdeka.com

Kesehatan

Politik

Hukrim

Regional

Internasional

© Copyright 2019 Infoinhil.com | All Right Reserved