Indragiri hilir

Jumat, 17 April 2020

Penerima PKH, BPNT, Tidak Boleh Lagi Menerima BLT Dana Desa di Inhil

INFO INHIL - Pendataan penerima manfaat BLT Dana Desa sudah berjalan, Kepala Desa dihimbau agar tidak memasukan penerima Progaram Keluarga Harapan (PKH) atau Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bahkan penerima Kartu Prakerja.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Budi N Pamungkas saat dikonfirmasi melalui selulernya menyebutkan di Kabupaten Indragiri Hilir pendataan penerima manfaat BLT dipimpin oleh Tim Gugus Desa yang diketuai langsung oleh kepala desa dan dibantu Relawan Covid 19 yang ada di desa.

Budi menjelaskan, penerima BLT  diperuntukan kepada masyarakat yang memiki kategori sesuai dengan arahan Menteri yakni masyarakat miskin, yang belum terdaftar karena terjadinya exclusion error, masyarakat yang kehilangan mata pencarian, belum dapat PKH, belum dapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bahkan yang belum dapat Kartu Prakerja.

Dari kriteria ini, Budi menghimbau kepada seluruh Kepala Desa agar serius dan aktif mendata warga yang terdampak Covid 19 dan tidak mendata warga yang sudah mendapatkan bantuan (ganda, red).

"Jadi jelas disini penerima PKH, BPNT dan Kartu Prakerja juga tidak boleh menerima BLT Dana Desa, apabila dia menerima terhitung ganda menerima bantuan, tidak dibenarkan," jelas Budi, Kamis (16/4/2020).

Budi juga mengatakan dana BLT akan disalurkan selama tiga bulan berturut-turut, dimulai dari bulan April hingga Juni. Untuk itu ia menghimbau kepada seluruh Kepala Desa di Indragiri Hilir agar  segera melalukan pendataan terhadap warganya yang terdampak Covid 19.

"BLT ini diterima selama 3 bulan berturut-turut dan disalurkan melalui rekening pribadi masyarakat (penerima, red). Dan nanti, seluruh masyarakat yang menerima akan dibuatkan rekening. Sewaktu saya Teleconference dengan Pak Menteri dia meminta ini segera dilaksanakan agar sudah bisa berjalan," tukasnya. (S1)

Ini Kriteria Masyarakat yang Mendapatkan Dana BLT dari Desa

INFO INHIL - Dalam waktu dekat Pemerintah Desa akan menyalurkan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui dana APBDes yang dianggarkan pada perubahan tahun 2020 ini.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indragiri Hilir, Budi N Pamungkas saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Dalam wawancaranya Budi menyebutkan seluruh desa di Kabupaten Indragiri Hilir dihimbau segera mengubah ABPDes tahun 2020 untuk memasukkan anggaran BLT buat masyarakat yang terdampak Covid 19.

"Sesuai dengan surat menteri yang sudah kita terima dan juga rapat bersama Sekda, Asisten dan jajaran DPMD guna menerjemahkan surat Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tersebut sudah kita laksanakan, tinggal menunggu teken dari pak Bupati," tukas Budi, Kamis (16/4/2020).

Budi menuturkan alokasi dana BLT dari desa diambil dari dasar jumlah anggaran desa itu sendiri, apabila memiliki pagu anggaran APBDes kurang dari Rp 800.000.000, maka desa menganggarkan 25 persen dari dana tersebut, dan jika desa tersebut memiliki dana Rp 800.000.000,- hingga 1,2 M maka desa tersebut bisa mengalokasikan sebanyak 30 persen, terakhir apabila desa memiliki pagu anggaran 1,2 Milyar atau lebih maka desa tersebut menganggarkan 35 persen.

"Desa boleh saja menganggarkan lebih dari ketentuan yang ada jika masyarakatnya memang banyak yang terdampak dari Wabah Covid 19, namun memiliki alasan yang jelas dan juga disetujui oleh pihak Kabupaten. Saat saya melakukan percakapan Teleconference dengan pak Menteri dia meminta ini segera dipercepat," jelas Budi.

Sementara itu, untuk penerima manfaat dari dan BLT desa ini, Budi katakan sudah memiliki kriteria, selain masyarakat miskin yang tidak bekerja karena ada wabah, kriteria lain juga sudah dimuat ke dalam surat himbauan.

"Pendataan penerima manfaat BLT desa ini dilaksanakan langsung oleh Tim Gugus desa yang langsung diketuai Kepala Desa dan dibantu Relawan Covid 19 yang ada di desa. Mereka mendata masyarakat yang terdampak seperti Lansia, Memiliki Riwayat Sakit Menahun, masyarakat yang kehilangan mata pencarian, masyarakat miskin yang bukan penerima Progaram Keluarga Harapan (PKH) atau penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," imbuhnya. (S1)

Senin, 13 April 2020

Data Pandemi Corona di Inhil Dianggap Tak Valid dan Membingungkan

Infoinhil.com - Dalam kurun waktu kurang dari satu hari, jumlah orang dalam pantauan (OPD) di Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, naik menjadi lebih 5.000. Data ini membuat sebagai masyarakat bingung.

"Kami rasa data kasus Covid 19 ini tidak valid. Sebab, bisa berubah secara signifikan," keluh warga Tembilahan, Faisal, Senin (13/4/2020).

Padahal sehari sebelumnya, menurut Faisal, jumlah OPD Covid 19 sebesar 3.227. Selang sehari naik menjadi 5.386. Artinya naik sebanyak 2.156. Angka ini sangat signifikan. Demikian pula PDP yang sebelumnya 6 naik menjadi 8 kasus.

"Kenaikan seperti ini meskinya dijelaskan kepada masyatakat. Jangan malah membuat ketakutan yang berlebihan," tegasnya.

Salah satu latar belakang disebutkannya data Covid 19 di Inhil tidak valid karena terdapat perbedaan antara data yang di ekspos pihak Provinsi Riau. Di sana disebutkan 2 orang PDP yang sudah meninggal dunia.

"Sementara data yang kita dapat di sini ada satu yang meninggal. Tentu kami bertambah bingung," kata bapak beranak 3 ini.

Dia meminta minta pihak terkait sepeti Dinas Kesehatan Inhil dan RSUD Puri Husada Tembilahan, jangan asal-asalan memberikan data karena validasi data sangat penting untuk pencegahan penyebaran Covid 19.

"Sebelum diekspos datanya harus dipastikan benar dan valid. By name dan by adress, meski bukan untuk dibuka ke publik," katanya lagi.

Sementara itu Juru Bicara (Jubir) Bidang Kesehatan Saut Pakpahan, saat dihubungi mengenai validasi data itu menjelaskan bahwa semua orang yang datang dari zona merah dijadikan ODP. Baik itu kota Batam maupun Pekanbaru.

"Saat ini ada dua orang warga Inhil sedang dirawat di RS Tentara Pekanbaru sebagai PDP," jelasnya.

Sedangkan Jubir Tim Gugus Tugas Covid 19 Inhil Trio Beni Putra, saat dihubungi wartawan membenarkan adanya kenaikan angka seperti yang dimaksud.

"Benar. Inilah data terbaru," kata Trio.

Masih menurut dia, data tersebut sudah dikonfirmasi kepada tim validasi Dinas Kesehatan Inhil. Mereka mengatakan itu adalah data kumulatif yang dihitung dari awal penetapan sebelumnya. (Riaupos)

Kamis, 09 April 2020

Hasil Swab Belum Keluar, Pasien PDP di Inhil Meninggal Dunia

INFO INHIL - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terindikasi Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meninggal dunia, Kamis (9/4/2020).

Juru Bicara Bidang Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra mengatakan satu orang pasien PDP meninggal dunia sekitar pukul 06:20 wib di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan.

"Pagi ini, kita terima informasi dari pihak RSUD Puri Husada Tembilahan satu orang Pasien PDP di Kabupaten Inhil dinyatakan meninggal dunia," tutur Trio.

Jenazah Pasien PDP dengan hasil rapid test reaktif, akan disemayamkan di tempat pemakaman umum (TPU) yang baru di parit 19 Tembilahan, Kelurahan Sungai Beringin.

Proses pemakaman akan dilakukan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19 berdasarkan Fatwa MUI No 18 tahun 2020 tentang pedoman pengurusan jenazah bagi umat muslim.

"Mulai dari pemandian, pengkafanan, mensholatkan hingga penguburan jenazah harus sesuai protokol kesehatan dan mentaati aturan Agama," imbuh Trio Beni Putra. (TW)

Rabu, 08 April 2020

Lempar Kepala Pak Kades Pakai Telur, Pemuda di Inhil Ditangkap Polisi



INFO INHIL - Belum diketahui apa permasalahannya, seorang pemuda nekat lemparkan telur ke bagian Kepala seorang Kepala Desa (Kades) Sungai Nyiur, Tanah Merah, Inhil, Senin (6/4/20) kemarin.

Akibat ulahnya itu, pemuda diketahui berinisial MY warga Desa Sungai Udang ini pun diamankan pihak kepolisan setempat.

Menurut keterangan salah satu warga setempat, kejadian itu berawal dari pak Kades diketahui bernama Palaloi pulang dari sholat magrib.

"Pemuda itu nunggu di depan pos, waktu pak kades lewat disitu dia manggil pak kades, tanpa diketahui penyebabnya pemuda itu langsung melemparkan telor ke kepala pak kades, "katanya.

Tak sampai disitu saja, lanjutnya, MY berusaha memukul namun berhasil di hindari oleh Kades, sehingga sempat terjadi pergulatan.

Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung melerai dan akibat kejadian itu pun menghebohkan warga setempat.

"Setelah itu, anak tu pulang dan beberapa jam setelahnya dia dijemput oleh polisi dari Polsek Tanah Merah,  saat di amankan di juga mengatakan aku tak takut sama kepala desa, "ucapnya. 

Terakhir dari keterangan warga tersebut,  pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan kejiwaan MY di RSUD PH Tembilahan.

Sementara itu Kapolsek Tanah Merah AKP Liber Nainggolan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp tak memberikan jawaban. (RU)

Senin, 06 April 2020

ILC Gelar Perkara Khusus Kasus Karhutla Via Video Teleconference



INFO INHIL - Tim Penasehat Hukum tersangka Karhutla di Kecamatan Pelangiran, Amirullah dari Indragiri Hilir Lawyers Club (ILC) menggelar gelar perkara khusus dengan pihak Kepolisian Resor (Polres) Inhil, Senin (6/4/20).

Gelar perkara khusus yang juga melibatkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir ini dilaksanakan melakukan video teleconference via aplikasi Zoom Meeting ini dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing SIK. 

Sedangkan dari ILC dipimpin langsung Ketua ILC Zainuddin SH dan advokat yang tergabung dalam wadah bergabung advokat Inhil ini. 

Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Indra Lamhot Sihombing SIK menyebutkan, dilaksanakan Gelar Perkara Khusus via Zoom Meeting ini dikarenakan adanya himbauan 
Physical Distancing dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona. 

Dalam video teleconference tersebut, pihak Polres Inhil memaparkan kronologis dan sangkaan yang dikenakan kepada tersangka, yakni Pasal 188 KUHP dan Pasal 108 UULH. 

Sedangkan, Tim Penasehat Hukum tersangka menyampaikan berbagai masukan terhadap pasal yang disangkakan kepada tersangka Amirullah dari analisis hukum yang telah dilakukan tim hukum ini. 

"Kami mendukung upaya hukum yang dilakukan pihak kepolisian, tapi melalui Gelar Perkara Khusus ini kami juga menyampaikan beberapa masukan atas pasal yang disangkakan kepada klien kami, " ungkap Ketua ILC,  Zainuddin SH. 

Disebutkan, pada prinsipnya ILC memberikan apresiasi kepada pihak Polres Inhil yang telah merespon permohonan Gelar Perkara Khusus yang mereka ajukan beberapa waktu lalu. 

"Diharapkan, dengan kegiatan ini adanya pemahaman hukum yang tepat atas pasal yang dikenakan kepada klien kami tersebut, " ujar Acang, advokat yang cukup lama berkecimpung di bidang penegakan hukum ini. (RU) 

Sabtu, 28 Maret 2020

Polres Inhil Sediakan Bilik Sterilisasi Untuk Para Pengunjung dan Personil

Infoinhil.com - Menjaga sterilisasi agar tetap bersih, Polres Inhil buat Bilik Sterilisasi untuk para pengunjung dan Personil yang datang ke Polres Indragiri Hilir di Jalan Gajah Mada Tembilahan.

Menurut Kasubag Polres Inhil, AKP. Warno setiap yang datang ke Polres Inhil diwajibkan untuk masuk ke dalam bilik yang diberi nama Bilik Sterilisasi, tanpa memandang pangkat serta jabatan, siapapun diwajibkan untuk masuk.

Bilik yang berukuran 3x3 meter tersebut dipasang di halaman Mapolres Inhil ini dibuat oleh jajaran personil Polres Inhil guna mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Dengan cara ditutup menggunakan plastik transparan, dan dipasangi kipas yang dilengkapi tabung air yang sudah ditambahkan cairan disinfektan, pengunjung akan disemprot cairan disinfektan sehingga dinyatakan bersih.

"Langkah ini untuk pencegahan penyebaran virus corona khusus untuk yang datang ke Polres Inhil," kata Warno, Jumat (27/3/2020).

Selain ada Bilik Sterilisasi, Warno juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyediakan cuci tangan di Polres Inhil guna untuk menjaga kebersihan bagian tangan.

"Setiap personil dan tamu juga diwajibkan cuci tangan agar tetap steril sebelum beraktifitas di dalam kantor," jelasnya.

Kemudian, lanjut Warno, kegiatan rutinitas buat Personil Polres Inhil yakni setiap paginya diwajibkan untuk berjemur di bawah sinar matahari agar para personil terhidar dari wabah covid 19.


"Setiap pagi kita juga melaksanakan berjemur selama 15 menit agar bisa meningkatkan imun tubuh dan juga bisa menangkal virus masuk ke badan," imbuhnya. (TW)

Minggu, 22 Maret 2020

Cegah Covid-19, Bupati Inhil Instruksikan Tutup Tempat hiburan, Warnet dan Cafe Mulai Besok

Berita Info Inhil - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menerbitkan sejumlah arahan bagi segenap elemen masyarakat Kabupaten Inhil dalam rangka pencegahan penularan virus corona (Covid-19), Minggu (22/3/2020) sore.

Dalam arahan tersebut terdapat beberapa instruksi dan imbauan Bupati, salah satunya perintah kepada pemilik dan pengelola tempat hiburan untuk menutup sementara waktu segala aktifitas operasional, seperti warnet, tempat karaoke, tempat biliard dan semacamnya. Instruksi Bupati ini berlaku sejak Senin, 23 hingga 31 Maret 2020.

"Bagi yang melanggar atau tidak mengindahkan hal ini, akan dikenakan sanksi berupa penutupan paksa oleh Tim Yustisi Kabupaten Inhil," tutur Bupati secara tertulis.

Lebih lanjut, Bupati juga meminta agar seluruh pemilik usaha transportasi dan angkutan umum menempuh langkah pencegahan dengan melakukan penyemprotan Disinfektan secara rutin pada alat trasnportasi dan angkutan umum masing masing.

"Juga diminta kepada pemilik usaha transportasi dan angkutan umum menyediakan hand sanitizer dan masker pada setiap alat transportasi dan angkutan umum yang dimiliki," pungkas Bupati.

Selain itu, instruksi yang dikeluarkan Bupati ditujukan pula kepada seluruh kantor, baik pemerintah ataupun swasta, agar melakukan penyemprotan Disinfektan, menyediakan hand sanitizer serta masker di masing-masing kantor.

"Serta tidak mengadakan kegiatan kegiatan berkumpul, melakukan pertemuan atau rapat rapat secara langsung, namun di ganti dengan pertemuan atau rapat rapat melalui aplikasi aplikasi online yang ada," pungkas Bupati.

Sementara, kepada pasangan calon pengantin, diminta untuk cukup menyelenggarakan pernikahan lebih dulu tanpa adanya keramaian. Sedangkan, penyelenggaraan pesta pernikahan agar ditunda sementara waktu.

Selanjutnya, Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat membatasi kegiatan keagamaan yang sifatnya berkumpul, baik itu pelaksanaan ibadah, majelis taklim, dan peringatan-peringatan keagamaan lainnya.  Dengan kondisi saat ini, seluruh aktifitas peribadatan tersebut agar dapat dilakukan di rumah tanpa keramaian sampai kondisi COVID-19 terkendali dengan baik.

"Masyarakat diimbau pula untuk dapat mengurangi aktifitas keluar rumah kecuali sangat penting, terutama aktifitas keluar rumah yang berpotensi menjadi wahana penularan, terutama semua tempat tempat keramaian dan fasilitas umum dengan kerumunan orang banyak lainnya," tutur Bupati.

Terakhir, Bupati menyarankan kepqa masyarakat untuk tetap terus memperhatikan pola hidup bersih dan sehat, serta menjaga kebersihan rumah, lingkungan, rumah ibadah, serta fasilitas umum lainnya.

"Semoga kita tetap bertakwa serta bertawakal kepada Allah, dan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT," ucap Bupati.

Terdapat beberapa tips yang dianjurkan Bupati guna mencegah penularan virus corona, yakni rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, gunakan masker bila batuk dan pilek, konsumsi gizi seimbang dengan memakan buah dan sayur, hati-hati kontak dengan hewan, rajin olahraga dan istirahat cukup, jangan mengkonsumsi daging yang tidak masak serta bila menderita batuk, pilek dan sesak napas untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. (TW)

Minggu, 15 Maret 2020

Polres Inhil dan Stakeholder Laksanakan Giat Bersih di Beberapa Titik

INHIL - Polres Inhil laksanakan giat bersih-bersih dan kerja bhakti bersama stakeholder lainnya di Kota Tembilahan, Minggu (15/3/2020) pukul 08.30 WIB.

Dengan mengusung tema "BERSIH UNTUK SEHAT POLDA RIAU" kegiatan bersih ini dituju ke lokasi di Pelabuhan Pelindo I Kota Tembilahan, Sekolah SMP N 1 Tembiahan Hulu, Mesjid Al-Jamaah Kota Tembilahan, Pasar Terapung Tembilahan, Surau At-Tauyibah.

Giat bersih ini tampak di lapangan diikuti Kabag Ops Polres Inhil KOMPOL Maison, S.H,
Kabag Sumda Polres Inhil KOMPOL James Sibarani, S.H, M.H,
Kabag Ren Polres Inhil AKP Alakdin Napitulu, Para Perwira Polres Inhil,
Kepala Dinas Perhubungan diwakili oleh Sdra. Eva Riamon, SH. Kepala Bea Cukai Tembilahan diwakili oleh Sdra. Z. Feri,
Kepala KSOP diwakili oleh Ko shk
Zulferi, S.Sos, Dinas DKLH Inhil dan peserta lainnya.

Saat giat berlangsung, masyarakat yang berada di pelabuhan Tembilahan, Anang merasa bersyukur dan berterimakasih kepada Polres dan pihak yang sudah melakukan kegiatan ini, karena menurutnya kegiatan ini sangat baik untuk keberhasilan lingkungan khususnya pelabuhan.

"Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada pihak polres Inhil dan dinas terkait mau turun ke pelabuhan untuk bergotong royong untuk kebersihan pelabuhan," ucapannya. (**)

Jumat, 06 Maret 2020

Diduga Permasalah Wanita, Seorang Pria Terkapar Dibacok di Kelapa Gading Tembilahan



TEMBILAHAN, Berita Info Inhil - Diduga akibat permasalahan wanita, seorang pria berinisial RR terkapar di bacok. Kejadiaannya di Kelapa Gading, Tembilahan, Jumat (6/3) dini hari.

Kini korban merupakan warga Tembilahan Hulu ini masih menjalani perawatan Intensif di Ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

Akibat bacokan tersebut, korban mengalami luka dibagian tangan sebelah kanan. 

Menurut saksi inisial SA,  kejadiannya berawal dari korban menjumpai teman wanitanya di Kelapa Gading atau TKP. 

Tak tau kenapa tiba-tiba di TKP,  diduga ada pria atau pelaku yang yang juga teman wanita korban tersebut mengajak korban minum-minuman keras. 

"Di TKP,  Orang tu (pelaku) bersama kawannya ngajak korban minum-minum,  setelah mulai mabuk barulah pelaku menganiaya korban,"katanya. 

Kemudian lanjutnya, saat itu pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam (sajam) dan membacok korban. 

Melihat korban terkapar,  pelaku pun langsung melarikan diri. Sementara korban dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk perawatan intensif. 

Saat berita ini dilayangkan. belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kejadian penganiayaan tersebut. (RA) 





Rabu, 04 Maret 2020

Sekretaris RSUD PH: Jangan Mudah Panik Atas Informasi yang Beredar!

INHIL, Berita Info Inhil - Baru saja masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir dihebohkan adanya 5 orang yang masuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan karena dikira pasien penderita Virus Corona.

Sekertaris RSUD PH, Asnawi saat dikonfirmasi media melalui selulernya menyebutkan sampai saat ini informasi yang didapatkan pasien tersebut diduga Suspect karena memiliki suhu panas yang tinggi.

"Dugaan dari dokter yakni Suspect Corona karena ada ciri yang hampir mirip jadi penanganan juga sama hal yang telah disaran oleh WHO," jelasnya kepada media, Rabu (4/3/2020).

Asnawi juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah panik atas informasi yang beredar sekarang dan meminta agar tetap menjaga kebersihan dalam kehidupan setiap harinya.

"Jangan terlalu panik tetap beraktifitas seperti biasa namun tetap juga menjaga kebersihan diri dan lingkungan," jelasnya.

Dalam penjelasannya ia juga menyebutkan pasien yang dibawa ke RSUD PH tersebut merupakan Anak Buah Kapal yang berlayar dari Pulau Batam ke Indragiri Hilir dan sekarang sedang ditangani oleh Dokter pihak Rumah Sakit. (TW)

Sabtu, 25 Januari 2020

Virus Corona Bisa Menyebabkan Kematian, Pemkab Inhil Himbau Warga Waspada

INFO INHIL- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau warganya untuk waspada terhadap wabah pneumonia (virus corona) berat akibat.

Kepala Dinkes Inhil Zainal Arifin mengatakan bahwa wabah virus crona ini mulai merebak di luar negeri pada 31 Desember 2019 lalu tepatnya di kota wuhan china dan bisa menyebabkan kematian. Jelasnya kepada BUALBUAL.com melalui Pesan WhatsApp. 25/01/20.

Hingga 21 Januari 2020, telah ditemukan 224 kasus dengan 4 kasus kematian. Negara lain yang telah ditemukan kasus ini adalah Jepang 1 kasus, Korea Selatan 1 kasus, dan Thailand 2 kasus.

"Kendati sampai tanggal 25 Januari 2020 belum ditemukan penderita Pneumonia akibat virus baru Novel Coronavirus (nCoV) di kabupaten Indragiri Hilir, upaya kewaspadaan dini telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Inhil," ujarnya.

Adapun langkah yang dilakukan Dinkes Inhil dalam mengantisipasi penyakit tersebut, Pertama terus berkomunikasi dan kerkoordinasi ke Dinkes Provinsi Riau serta ditingkat kabupaten sudah kita sosialisasikan tentang penyakit virus crona beserta penyebarannya.

Kedua untuk di pintu masuk luar negeri, kita melakukan koordinasikan ke Kantor kesehatan pelabuhan (KKP), dan KKP Tembilahan sudah menyatakan siap, Terhadap kewaspadaan terutama kapal yang datang dari singapore, vietnam, thailand.

"Kemudian meningkatkan kompetensi petugas kesehatan dan mengatur alur rujukan pasien terduga pneumonia akibat Novel Coronavirus serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Novel Coronavirus melalui media elektronik dan media sosial," lanjut dia.

Zainal Arifin Juga Menuturkan Jika ada warga yang terkena wabah virus corona nantiknya kita juga sudah mempersiapkan ruangan kusus di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Zainal Arifin juga menyarankan langkah yang dapat diambil untuk menghindari penularan penyakit ini ialah pertama, untuk masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sesak nafas dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit, disarankan agar segera berobat ke Puskesmas atau RS terdekat.

Dalam waktu dekat kami Dinkes Inhil beserta jajaran Senin atau lusa akan kita bahas perkembangan terakhir terkit virus corona di tingkat kabupaten. tutupnya. (**)

Jumat, 24 Januari 2020

Berikut Kalarifikasi BPJS Cabang Tembilahan Terkait Penemuan Kartu JKN-KIS Kesehatan Ditempat Sampah

INFO INHIL- Akhir-akhir ini dihebohkan penemuan diduga kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).


Penemuan kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan tersebut diduga berjumlah ratusan dan ditemukan disalah satu tempat sampah berwarna biru disekitaran Stadion Bola Kaki Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) oleh warga belum lama ini.


Tentang hal itu, berikut klarifikasi Kepala Bidang SDMUKP BPJS Cabang Tembilahan. Dery saat dikonfirmasi melalui keterangan tertulis whatsaap, Jum'at (24/1/2020) siang membenarkan tentang penemuan kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan yang berserak ditempat sampah tersebut.


“Saat ini kartu tersebut sudah diamankan oleh Pihak Polres Inhil,”katanya.


Untuk langkah selanjutnya BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan menunggu arahan selanjutnya dari kantor pusat BPJS.


“Jika ada unsur pidananya kami menunggu instruksi dari pusat terkait langkah hukum apa yang akan kami ambil,”paparnya.


Menurutnya informasi pihak kepolisian yang sampai kepada pihak BPJS Cabang Tembilahan ada sekitar 500 kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan yang ditemukan oleh warga. Sekarang sedang di tangani oleh pihak Polres Inhil.


“Kami belum pernah satupun melihat secara langsung kartu-kartu tersebut," ungkapnya.


Dery mengakui tidak bisa menyalahkan bahwa kejadian ini kesalahan dari pihak pengirim atau pihak lainnya, karena pihak BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan masih ada unsur dugaan.



Selain itu, Dery juga menginformasikan belum mengetahui tahun terbit kartu JKN-KIS BPJS Kesehatan yang ditemukan dalam tempat sampah tersebut yang jelas pihaknya akan mendalami kejadian ini.
(**)

Polres Inhil Tangkap 2 Orang Pelaku Tindak Pidana Narkoba

INFO INHIL- Satuan Res Narkoba Polres Inhil menangkap 2 orang pelaku tindak pidana narkoba, Kamis (23/1/2020). Salah seorang dari pelaku yang jadi tersangka berinisial AR (31) sempat berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Dari tangan pelaku, pihak kepolisian berhasil menyita 50 butir pil ekstasi yang dibungkus plastik di dalam sebuah kotak rokok.

Pelaku berinisial AL (31) dan AR (31), saat ini tengah menjalani proses penyidikan dan ditahan di Mapolres Inhil.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubag Humas Polres Inhil, AKP Warno, penangkapan pelaku tindak pidana narkoba berawal dari informasi yang diberikan warga. Berdasarkan informasi, salah seorang pelaku berinisial AR yang berdomisili di Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan kerap kali melakukan transaksi narkoba.

"Informasi tersebut pun sampai kepada Kasat Res Narkoba Polres Inhil, AKP Bachtiar SH. Lantas, Kasat Narkoba memerintahkan Ops Sat Res Narkoba untuk melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut," kata Kapolres.

Kapolres melanjutkan, setelah dilakukan penyelidikan didapat hasil bahwa benar terlapor AR sering melakukan transaksi narkoba jenis ekstasi di salah satu wilayah Kelurahan Tembilahan Hilir.

Keesokan harinya, dikatakan Kapolres, sekira pukul 21.30 WIB, didapat informasi bahwa terlapor AR akan melakukan transaksi narkoba jenis ekstasi di salah satu wisma di kawasan Tembilahan Kota.

"Untuk itu, anggota opsnal Narkoba melakukan pengintaian di wisma tersebut.  sekira pukul 22.00 WIB, anggota opsnal Narkoba melakukan penangkapan dengan dipimpin oleh Kanit I Narkoba Bripka Dodi Krisnawan," ungkap Kapolres.

Namun, diungkapkan Kapolres, penangkapan tersebut dilakukan terhadap tersangka AL (31) dengan alat bukti berupa 50 butir pil ekstasi. Setelah diinterogasi, diketahui bahwa tersangka AL merupakan orang yang diminta oleh tersangka AR (31) untuk mengantarkan barang bukti tersebut ke penginapan yang menjadi lokasi transaksi.

"Saat akan mengantarkan, tersangka AL berboncengan dengan tersangka AR. Namun, tersangka AR tinggal dan menunggu di jalan tidak jauh dari lokasi penangkapan tersangka AL," jelas Kapolres.

Mendapati informasi itu, dikatakan Kapolres, beberapa orang anggota opsnal melakukan pencarian dan pengejaran terhadap tersangka AR. Akhirnya, petugas kepolisian berhasil mengamankan tersangka AR di salah satu rumah warga yang beralamat di Kelurahan Tembilahan Hilir pada pukul 23.00 WIB.

"Pada saat anggota opsnal melakukan pencarian dan akan melakukan penangkapan terhadap tersangka AR berusaha melarikan diri dan melompat ke bawah sungai dan bersembunyi di salah satu rumah warga," tutur Kapolres. (TW)

Minggu, 19 Januari 2020

Dandim 0314 Inhil Laksanakan Silahturahmi Untuk Saling Menjalin Keakraban

INFO INHIL- Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faisal laksanakan silaturahmi di kediamannya, di Jalan Swarna Bumi Tembilahan, Sabtu (18/1/2020) malam.

Tidak hanya silahturami, Dandim 0314/Inhil mengatakan bahwa pada malam ini merupakan ajang minum coffe, makan-makan dan berkumpul seperti biasa. Dimana untuk saling menjalin keakraban satu sama lain.

“Ini bukan dalam rangka apa, akan tetapi pada malam hari ini merupakan minum coffe, makan-makan seperti biasa,”kata Dandim.

Kemudian dia mengatakan bahwa jika di Cafee Sibling milik Pak Sirajuddin minum dan makan pesan dengan penjaga cafee lalu diantarkan kemeja untuk dinikmati, tapi pada malam ini cofee dan makanan ambil sendiri yang sudah tersedia diatas meja kemudian dinikmati bersama.

Tidak hanya itu, Dandim juga menyediakan tempat bernyanyi untuk para tamunya dan dia juga pada kesempatan itu mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kejari Tembilahan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Inhil, Ketua DPRD Kabupaten Inhil, Kejari Kabupaten Inhil, beberapa kepala OPD, Kepala Kantor dilingkungan Pemkab Inhil, Kepala BRI Tembilahan, Ketua Kadin Inhil, berbagai Organisasi dilingkungan Inhil serta ketua dan Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) serta awak media FKWI dan PWI Kabupaten Inhil. (TW)

Senin, 16 Desember 2019

Geger, Warga Temukan Jasad Pria Terapung di Pelabuhan Lasdap Tembilahan


TEMBILAHAN - Geger,  warga temukan mayat sosok jenis kelamin pria di perairan sekitar Pelabuhan Lasedap,  tepatnya di belakang Masjid Al-Huda Tembilahan,  Senin (16/12/19) sekitar pukul 16.45 WIB.

Diduga mayat yang mengapung tersebut diketahui bernama Oki Rahma Syahputra warga Tembilahan.

Penemuan mayat tersebut pun menjadi perhatian warga,  sehingga masyarakat berbondong-bondong ingin menyaksikan persitiwa itu.

Menurut keterangan Istri korban bernama Rosi,  korban yang akrab di panggil Oki ini sebelum ditemukan,  ia sudah dari kemarin tidak pulang kerumah.

"Dia tak pulang dari semalam, terakhir semalam ketemu ngantar uang makan,"ujar istri korban sambil menangis histeris.

Kini jasad tersebut masih dalam proses evakuasi Ppihak BPBD Inhil dan Kepolisian dari TKP menuju RSUD Puri Husada Tembilahan.

Hingga berita ini di rilis belum ada keterangan resmi dari pihak terkait,  baik BPBD maupun kepolisian.

riauupdate.com

Senin, 09 Desember 2019

Rokok Ilegal Senilai 2,8 M Diamankan di Pulau Kijang


RETEH - Bea dan Cukai Tembilahan bersama Polres Inhil amankan rokok ilegal seharga Rp 2.848.000.000 atau 2,8 Miliar di Pulau Kijang,  Kecamatan Reteh, Inhil, Senin (9/12/19) pagi. 

Rokok tanpa cukai bermerk Luffman tersebut diamankan dari Kapal Motor yang kandas di sekitar pohon nipah atau di Perairan Pulau Kijang. 

Ada pun jumlah tangkapan diketahui kurang lebih 445 karton atau 4.450.000 batang rokok yang diketahui dari Batam,  Kepri. 

Dari data yang di rangkum,  Bea Cukai bersama Polres Inhil menerima laporan dari masyarakat bahwasanya ada satu unit Kapal Motor pengangkut rokok ilegal kandas di sekitar pohon nipah di Perairan Pulau Kijang. 

Dari hasil laporan tersebut, petugas pun melakukan penyelidikan dan alhasil ditemukan kapal dengan yang di maksud tersebut. 

Kemudian barang bukti kapal dan jutaan rokok ilegal tersebut diamankan ke Kantor Bea dan Cukai Tembilahan. 

Pihak Bea dan Cukai melalui Kasubsi Penindakan, Candra saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp membenarkan adanya penangkapan rokok ilegal tersebut. 

"Benar bang, "singkatnya. 

Kini barang bukti sudah diamankan di Kantor Bea dan Cukai Tembilahan guna prose lebih lanjut. 




© Copyright 2019 Infoinhil.com | All Right Reserved