Fokus

Minggu, 19 Januari 2020

Sudah 10 Tahun Menderita Kanker, Lansia di Simpang Gaung Inhil Butuh Uluran Tangan

INFO INHIL- Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Idrus yang kerap disapa Ilang (65 tahun) harus menahan sakit hampir 10 tahun lamanya akibat penyakit yang dideritanya.

Ilang merupakan warga RT 001 RW 001 Dusun Sentosa, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menderita penyakit kanker dibagian wajah, tepatnya mata sebelah kiri.

Informasi warga setempat, Jamhari mengungkapkan, kondisi Ilang sangat memperihatinkan, semakin hari wajahnya alami pembusukan hingga bola mata sebelah kiri tak kelihat lagi.

"Penyakitnya parah. Beliau orang kurang mampu ekonomi bawah," sebutnya

Ia menceritakan, awalnya sebelum tumbuh kanker, Ilang merasakan gatal di tahi lalatnya dibagian wajah. Lalu Ilang memotong tahi lalat tersebut hingga alami luka kecil.

"Awalnya cuma tahi lalat biasa, terus ia merasalan gatal gatal lalu dipoitongnya hingga alami luka kecil," paparnya.

Luka kecil itu, lanjutnya, tidak mau kering, lama kelamaan terus membesar menggerogoti sampai ke bola mata Ilang.

Para dermawan yang ingin menyisihkan rezekinya untuk meringankan beban bapak Ilang bisa menghubungi Kadus Sentos bernama Raja Ramli [Telepon] 0852-7810-9077.

Donasi juga bisa disalurkan melalui Laskar Banjar Dalas Hangit (LBDH) Rekening Bank BRI 5576-01-016051-53-2
Konfirmasi [ ] Andri Kurniawan WA 081266588188

Atau melalui Rekening Resmi Masyarakat Peduli Inhil (MPI) Bank Syariah Mandiri: 7127026879, atas nama Masyarakat Peduli Inhil, Kode Bank: 451

Konfirmasi donasi:
[ ] Supry Bendahara Umum MPI +6281268624144
[ ] Rony sekretaris Umum MPI +6281378079114
[ ] Dany Firdaus Humas MPI +6285278608295

(TW)

Kamis, 26 September 2019

PMI: Memang Ada Batu Di Ambulans, Tapi Bekas Lemparan Massa


BERITA TERKINI - Palang Merah Indonesia (PMI) membantah adanya bebatuan di dalam mobil ambulans yang diamankan Polda Metro Jaya saat demonstrasi yang dilakukan sejumlah siswa SMK kemarin di depan Gedung DPR RI.

Salah satu petugas medis PMI yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, para petugas medis bekerja sesuai aturan yang berlaku.

"Gak benar itu mas, lihat saja sendiri di dalam (mobil ambulans) hanya ada alat-alat medis," ucap petugas yang mengenakan rompi berlogo PMI kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Kamis siang (26/9).

Petugas tersebut mengaku digiring oleh pasukan Brimob saat bersiaga di daerah Slipi, Jakarta Barat yang berdekatan dengan lokasi bentrokan pelajar dengan aparat kepolisian.

"Posisi kami ada di dekat massa dan dekat sama Brimob juga," jelasnya.

Ia membenarkan di dalam mobil terdapat batu. Namun hal itu bukan sengaja dikumpulkan melainkan berasal dari massa yang menimpuk kaca mobil hingga pecah. Bebatuan tersebut kemudian masuk ke dalam mobil.

Di saat bersamaan, pihak kepolisian kemudian mengecek dan menemukan bebatuan di dalam mobil ambulans di dekat area kaca yang pecah.

"Nah itu dikiranya bawa batu, padahal mobil ambulans itu terkena lemparan batu dan kacanya pecah. Jadi ada Brimob bilang, udah bawa saja semuanya ini mobil ambulans," ungkapnya.

Saat ini, mobil ambulans tersebut ditahan di Polda Metro Jaya. Para petugas medis juga belum diperkenankan untuk meninggalkan kantor polisi. [rmol]

Sabtu, 19 Januari 2019

2 Harapan Indonesia di Semifinal Malaysia Master 2019


Berita Terkini - Setelah Korea Masters 2018 yang dilangsungkan pada periode 27 November hingga 2 Desember 2018. Kini, Perodua Malaysia Masters 2019 menjadi berita viral olahraga dalam bidang bulutangkis. Perhelatan ini dilangsungkan dari mulai 15 Januari hingga 20 Januari 2019. Saat ini turnamen tersebut tengah memasuki babak semifinal.

Indonesia telah mengirimkan beberapa wakil atlet terbaik tanah air untuk berpartisipasi pada turnamen bulutangkis dunia ini. Anthony Sinisuka Ginting menjadi pemain tunggal putra unggulan Indonesia. Namun sayang, Ginting gagal melaju ke babak semifinal Malaysia Masters 2019. Ginting kalah telak dari Chen Long dengan skor 11-21 dan 20-22.

Pada sektor pemain tunggal putri, Fitriani berhasil masuk pada Babak 2. Namun gagal masuk ke perempat final setelah dikalahkan oleh pemain asal tiongkok, He Bingjio dengan score 21-14 dan 21-11. Pada ganda campuran, pasangan Praveen Jordan dan Melati Oktavianti juga hanya mampu masuk ke babak perempat final setelah kalah dari pasangan ganda campuran Thailand, yaitu Puavaranukroh/Taerattanachai melalui rubber set.

Ganda putra unggulan, Marcus/Kevin

Pada sektor ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamujo menjadi satu-satunya yang melaju ke babak semifinal. Pada babak pertama Marcus/Kevin melewati perang saudara dengan mengalahkan Sabar Karyaman Gutama dan Frengky Wijaya Putra. Selanjutnya, Marcus/Kevin berhasil masuk ke perempat final Malaysia Masters 2019 setelah menang melawan pasangan asal Thailand, Kedren/Puavaranukroh dengan score 21-16 dan 21-17.

Pasangan yang dijuluki The Minions ini pun kini melaju ke babak semifinal setelah berhasil mengalahkan pasangan asal Jepang, Inoue/Kaneko melalui rubber set dengan score 21-13, 23-25, dan 21-14. Pada babak semifinal ini, Marcus/Kevin dijadwalkan bertanding melawan ganda putra Malaysia, yaitu Goh V Shem dan Tan Wee Kiong. Sebelumnya, Marcus/Kevin pernah bertanding dengan Goh/Tan sebanyak empat kali, dan berhasil unggul sebanyak empat kali pertandingan. Mengingat sejarah dari kedua pasangan ini, Indonesia memiliki harapan besar terkait kemenangan Marcus/Kevin atas Goh/Tan.

Ganda putri unggulan, Greysia/Apriyani
Sementara itu, di sektor ganda putri, Indonesia telah mengirimkan tiga wakil di Malaysia Masters 2019. Namun hanya pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu saja yang berhasil melaju ke babak semifinal. Yulfira Barkah/Jauza Sugiarto harus terhenti langkahnya setelah kalah dalam perang saudara melawan Greysia/Apriyani. Sedangkan Ni Ketut/Rizki kalah saat melawan pasangan asal Jepang, Matsumoto/Takahashi.

Greysia dan Apriyani dijadwalkan untuk bertanding melawan ganda putri asal Jepang, yaitu Misaki Matsumoto dan yaka Takahashi yang telah mengalahkan pasangan NI Ketut/Rizki. Sebelumnya, pasangan Greysia/Apriyani ini pernah bertanding dengan Matsumoto/Takahashi dalam sembilan pertandingan. Dari sembilan pertandingan tersebut, Greysia/Apriyani baru sekali berhasil mengalahkan Matsumoto/Takahashi, yakni pada Thailand Open 2018 lalu.

Walaupun demikian, sejarah pertandingan tersebut tidak mematah semangat dan harapan bangsa Indonesia terhadap Greysia/Apriani untuk lolos pada babak semifinal Malaysia Masters 2019. Hal ini justru akan menjadi pertandingan menarik antara kedua pasangan tersebut.

Mobil Terbalik, Pangeran Philip Alami Kecelakaan


Berita Terkini - Suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip, mengalami kecelakaan lalu lintas pada Kamis, 17 Januari 2019. Kecelakaan nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Lokasi kecelakaan berada di jalur masuk A149 dekat perkebunan milik Ratu Elizabeth di Sandringham, Norfolk.

Kronologi kecelakaan

Kecelakaan yang dialami oleh Pangeran Philip bukan kecelakaan tunggal. Mobil SUV Land Rover yang dikemudikan langsung oleh Duke of Edinburgh tersebut terbalik setelah bertabrakan dengan mobil lain. Mobil lain yang terlibat di kecelakaan tersebut adalah mobil Kia dengan dua penumpang perempuan dan bayi di dalamnya.

Seorang saksi mata, Roy Warnet, yang sedang dalam perjalanan pulang melihat mobil melaju bersinggungan dan kemudian terguling di seberang jalan. Ia mengatakan bahwa, “Seketika itu juga saya berlari menuju mobil Kia. Ada bayi laki-laki dan dua perempuan. Kami mengeluarkan bayi itu dan kemudian membantu yang lainnya. Lalu saya pergi ke mobil hitam (land rover) dan menyadari bahwa beliau adalah Duke of Edinburgh.”

Berdasarkan foto dan video di lokasi kejadian memperlihatkan mobil land rover hitam milik Pangeran Philip berada dalam keadaan terbalik dan posisi miring ke kanan. Pecahan kaca mobil berserakan. Beberapa body mobil pun terlihat bengkok akibat benturan. Tak membutuhkan waktu lama, berita viral kecelakaan ini pun mendapat sorotan berbagai media nasional maupun internasional.

Kondisi Pangeran Philip dan korban lainnya

Untungnya, kecelakaan tersebut tidak berakibat fatal. Pangeran Philip dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan dokter pun mengatakan bahwa anggota kerajaan Inggris berusia 97 tahun itu tidak memiliki luka serius namun sedikit terguncang atas kejadian tersebut. Penumpang mobil lainnya, pengemudi perempuan (28 tahun) mengalami luka-luka, penumpang perempuan (45 tahun) mengalami cedera tangan, sedangkan bayi 9 bulan tidak mengalami luka. Keduanya sempat dirawat di Rumah Sakit Queen Elizabeth di King’s Lynn namun tidak berapa lama kemudian mendapat izin pulang.

Polisi sempat melakukan tes pernafasan bagi kedua pengemudi, namun hasil tes menunjukkan kedua pihak negatif dari zat-zat yang berpotensi memicu kecelakaan, seperti pengaruh alkohol misalnya. Menurut kesaksian Warne, Pangeran Philip sempat menuturkan kepada polisi bahwa kala itu ia merasa silau oleh sorot matahari sore.

Banyak pihak yang mempertanyakan perihal mengapa Pangeran Philip masih diperbolehkan mengendarai mobilnya sendiri alih-alih dikawal atau ditemani pengawal kerajaan, mengingat usia beliau telah menginjak 97 tahun. Sebenarnya, Kerajaan Inggris memiliki persyaratan sendiri terkait surat izin mengemudi. Bagi yang berumur lebih dari 70 tahun, wajib untuk memperbaharui SIM setiap 3 tahun sekali untuk mengukur standar kelayakan mengemudi.

Terkait dengan berita viral kecelakaan ini, seorang perwakilan kerajaan buka suara bahwa Pangeran Philip masih memiliki lisensi yang berlaku. Ayah dari Pangeran Charles ini juga rajin mengikuti pembaharuan SIM setiap 3 tahun sekali sesuai dengan prosedur kerajaan.

Nasib Rahaf Muhammad, Kini Dapat Suaka Pemerintah Kanada


Berita Terkini - Masih ingat Rahaf Muhammad al-Qunun, gadis remaja asal Arab Saudi, yang menjadi breaking news internasional beberapa waktu lalu?

Kini, ia memiliki kehidupan baru sebagai wanita bebas, setelah pemerintah Kanada memberinya suaka. Ia pun mengunggah beberapa foto untuk memamerkan kehidupan barunya saat ini di Kanada.

Sebelumnya, Rahaf sempat melakukan aksi menghebohkan dunia ketika kabur dari keluarganya.

Saat itu, ia dan keluarganya berada di tengah-tengah perjalanan dari Arab Saudi ke kuwait. Ia yang sudah mengantongi paspor turis selama tiga bulan dengan tujuan Australia, memutuskan kabur saat itu juga. Hal ini ia lakukan, karena diancam dibunuh keluarganya sendiri setelah murtad (keluar dari agama Islam).

Namun, saat transit di Thailand, pejabat kedutaan Arab Saudi di Thailand mengambil paspornya. Mau tak mau, ia tertahan di kamar hotel transit bandara Thailand.

Ia menolak menemui petugas apapun selain anggota PBB untuk pengungsi (UNHCR - The UN Refugee Agency). Pasca-drama selama beberapa jam, petugas UNHCR datang menemuinya. Ia pun diamankan, dan dipastikan takkan dipulangkan pada keluarganya.

Tadinya, Rahaf ingin meminta suaka pada pemerintah Australia. Namun, Pemerintah Kanada lebih cepat memutuskan untuk memberinya suaka Jumat (12/1/2019). Suaka itu diberikan setelah ia statusnya diputuskan sebagai pengungsi oleh UNHCR.

Keputusan itu ditetapkan ketika ia kabur dan transit di Thailand, dan menjadi breaking news internasional viral dengan mendokumentasikan upayanya melalui Twitter.

Begitu tiba di Kanada, Rahaf menanggalkan nama belakang yang juga nama keluarga, al-Qunun.

Sekarang namanya hanya Rahaf Muhammad saja.

Ia mengunggah beberapa foto di akun sosial-media untuk memamerkan terwujudnya kehidupan baru yang telah diidam-idamkannya. Kehidupan remaja berusia 18 tahun ini berubah drastis. Ia dapat merasakan kebebasan hidup yang sesungguhnya.

Di Kanada, ia siap menjalani kehidupan normal seperti warga negara Kanada pada umumnya. Ia juga berjanji akan membantu perjuangan kebebasan para wanita di seluruh dunia.

Pemerintah Arab Saudi belum memberikan statement apapun soal tentang kasus Rahaf Muhammad, si gadis pencari suaka yang sekarang telah mendapatkan suaka di Kanada.

Namun, NHSR menduga aksi Rahaf disebabkan hasutan dari beberapa negara.

NHSR akronim dari A Not Human Subject Research, semacam lembaga nasional hak asasi manusia independen di Arab Saudi.

Tapi Departemen Luar Negeri Amerika Serikat tetap yakin lembaga ini didanai oleh Pemerintah Arab Saudi.

NHSR menduga ada beberapa negara yang sengaja menghasut “para wanita nakal” Arab Saudi.

Tujuannya agar mereka melakukan pemberontakan terhadap nilai-nilai keluarganya.

Ketika “para wanita nakal” ini berhasil memberontak, negara-negara penghasut ini akan memotivasi “para wanita nakal” untuk kabur dari negaranya.

Nantinya negara-negara ini akan menerima mereka, dengan alasan memberikan suaka di negara lain.

Jumat, 18 Januari 2019

Ini Dia Berita Terbaru dan Menghebohkan dari Nissa Sabyan



Berita Terbaru Nissa Sabyan
– Siapa yang tidak tahu Nissa Sabyan? Gadis cantik ini semakin melejit namanya semenjak menjadi vokalis band gambus bernama Sabyan Gambus. Banyak orang mengagumi dan menjadi fans Nissa karena suaranya yang merdu, menyanyikan lagu-lagu bernuansa islami. Berikut adalah berita terbaru dari vokalis cantik ini.

Berfoto Bersama Sandiaga Uno

Kalian pasti tahu Sandiaga Uno, kan? Beliau adalah calon wakil presiden nomor urut 02 yang dikenal gaul dan berjiwa muda. Beliau juga sangat akrab dengan media sosial segala sesuatu yang kekinian.

Sandiaga Uno sering juga membagikan kegiatan sehari-harinya ke media sosialnya. Salah satunya adalah ketika beliau bertemu dengan Nissa Sabyan. 

Dalam unggahan pribadinya di Instagram tersebut, terlihat Nissa Sabyan berpose bersama Sandiaga Uno beserta sang istri. Pose ketiganya menarik perhatian para pengguna Instagram karena sangat kekinian.

Para pengguna Instagram mengatakan bahwa pose ketiganya dalam foto yang diunggah 16 Januari 2019 tersebut sangat millenials. Dalam foto tersebut, terlihat Nissa Sabyan mengenakan baju serba hitam dengan jilbab warna coklat. Seperti biasanya, walaupun memakai pakaian yang simple, Nissa Sabyan masih terlihat sangat bergaya.

Menggelar Konser Perdana di Malaysia

Nissa Sabyan dan grup gambus populernya diberitakan akan menggelar konser di luar negeri, yaitu Malaysia, Hongkong, dan Korea Selatan. Setelah berita tersebut beredar, pada tanggal 13 Januari 2019, akhirnya Nissa dan Sabyan Gambus berhasil menggelar konser perdana mereka di negeri Jiran, Malaysia. Konser perdana mereka tersebut digelar di Stadium Shah Alam, Selangor, Malaysia. Bahkan, media berita Malaysia pun memberitakan konser perdana Sabyan Gambus ini. Diperkirakan sekitar 3000 orang datang untuk menyaksikan dan mendengarkan secara langsung suara merdu Nissa Sabyan.

Sang vokalis cantik juga sempat membagikan momen-momen konser bertema Live in Malaysia 2019 tersebut di akun media sosial Instagramnya. Tidak hanya suara merdunya yang menjadi perbincangan, namun gaya stylish Nissa Sabyan juga menarik perhatian para penggemarnya. Pasalnya, walaupun ia hanya mengenakan outfit casual dan monokrom, Nissa Sabyan terlihat sangat fashionable. 2 lagi konser di luar negeri masih menunggu Nissa dan Sabyan Gambus. Rencananya, pada bulan Maret nanti mereka akan menggelar konser di Hong Kong dan Korea Selatan. Kita doakan semua lancar ya!

Akan Merilis Lagu Keempat

Bersama grup Sabyan Gambus, Nissa Sabyan akan menelurkan lagu terbaru mereka yang diberi judul El Oum. El Oum adalah single keempat dari grup gambus ini. Rencananya, lagu keempat ini akan dirilis pada tanggal 12 Januari 2019, yang mana tanggal tersebut juga bertepatan dengan konser mereka yang akan digelar di Malaysia. Wah, sudah tidak sabar ya mendengarkan suara merdu Nissa Sabyan lewat lagu El Oum! Itulah tadi berita terbaru Nissa Sabyan.

Rabu, 16 Januari 2019

Berita Terbaru dari Ustadz Somad


Berita terbaru Ustad Somad – Ustadz Abdul Somad atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Somad adalah salah satu dari Ustadz paling ternama di Indonesia. Beliau digadang-gadang adalah salah satu ustadz yang paling berpengaruh di tanah air. Apa Anda ingin tahu berita terbaru dari Ustadz Abdul Somad? Berikut berita-beritanya.

Tausiah dan Doa Bersama Untuk 14 Tahun Tsunami Aceh

Tsunami Aceh yang terjadi pada tahun 2004 silam memang masih meninggalkan luka dan kesedihan yang mendalam. Bukan hanya pada keluarga korban, namun juga seluruh penduduk Indonesia. Sekitar 200 ribu penduduk Aceh meninggal dalam bencana alam dahsyat tersebut. Acara doa bersama pun digelar untuk memperingati peristiwa menyedihkan tsunami Aceh tersebut. Dalam acara doa bersama tersebut, Ustadz Somad dikabarkan akan menjadi salah satu pengisi acara.

Ustadz Abdul Somad dijadwalkan akan memberikan tausiah dalam acara tersebut. Tidak hanya di Aceh, namun warga Aceh yang tinggal di daerah Jabodetabek juga menggelar acara yang sama. Peringatan 14 tahun tsunami Aceh ini diharapkan mampu meningkatkan rasa empati penduduk Indonesia, juga untuk mengingatkan agar selalu berdoa untuk korban-korban yang meninggal pada bencana alam tersebut.

Membatalkan Acara Ceramah

Berita kurang baik datang dari Ustadz Abdul Somad. Beliau sempat membatalkan acara ceramah yang seharusnya digelar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Lebih tepatnya di Kudus dan Grobogan. Ustadz Abdul Somad mengaku bahwa pembatalan acara ceramahnya tersebut dikarenakan adanya gangguan dari pihak luar. Beliau memperkirakan acara ceramahnya tersebut diganggu karena dikira tema ceramah akan berbau politik.

Padahal dalam ceramah Ustadz yang akrab disapa UAS tersebut tidak ada bahasan politik sama sekali. Sehingga untuk jadwal ceramah selanjutnya yang diadakan Semarang dan Jepara, beberapa aparat polisi dan TNI mengawal Ustadz Abdul Somad. Hanya saja, Ustadz Somad merasa kurang nyaman dengan pengamanan tersebut. Karena beliau merasa kalau beliau datang untuk berdakwah, bukan untuk berperang.

Melaporkan Penghina Dirinya

Ustadz Abdul Somad melaporkan kepada polisi pemilik akun Facebook dengan inisial nama JB. Beliau melakukan hal tersebut karena sang pemilik akun dianggap menghina dirinya. Ustadz Somad mengirimkan laporan tersebut melalui Lembaga Bantuan Hukum. Laporan Ustadz Abdul Somad tersebut pun sudah diterima oleh Polda Riau. Ustadz Abdul Somad juga sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polda Riau mengenai masalah penghinaan tersebut.

Dalam proses pemberian keterangan tersebut, Ustadz Abdul Somad diberikan total 10 pertanyaan mengenai penghinaan tersebut. Tidak hanya sang ustadz, 2 orang saksi lainnya pun juga dimintai keterangan untuk proses penyidikan kasus penghinaan terhadap sang ustadz. Walaupun secara pribadi sudah memaafkan, namun secara hukum Ustadz Somad ingin hal ini tetap diproses.

Itu tadi adalah berita terbaru Ustad Somad.

Ringkasan Berita Politik Terbaru Sabtu Pagi hingga Siang


Berita Terkini - Sabtu, 12 Januari ini terdapat banyak berita politik yang terbaru dari pagi hingga siang ini. Berita politik ini menyangkut tentang Jokowi, Prabowo, serta hal-hal lainnya. 

Berikut kami pilihkan 4 berita politik yang terbaru yang pantas untuk Anda baca yang dikutip dari berbagai sumber. Silahkan disimak.

Jokowi Kesal Pekerjaan Ojek Online Tidak Diapresiasi

Dalam acara temu dengan para sopir ojek online dari Grab dan Gojek beserta para sopir Bluebird, Presiden Joko Widodo menyatakan kekesalan dan kejengkelannya karena masih ada yang menganggap pekerjaan sebagai ojek online tidak dihargai sama sekali. 

Pada pertemuan yang diselenggarakan di Hall A Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat itu, Jokowi menegaskan bahwa pekerjaan ojek online ini begitu mulia karena sama saja dengan mensejahterakan keluarga. 

Ia mencontohkan salah satu sopir ojek online dari Gojek bernama Mulyono yang mampu menghasilkan penghasilan sebesar Rp 6 juta per bulan. 

Karena itu, Jokowi akan meminta instansi terkait, yaitu Kementerian Perhubungan untuk segera membuat peraturan baru yang mendukung eksistensi ojek online.

BPN Prabowo-Sandi dan TKN Jokowi-Maaruf Ribut Soal Posko

Pemilu 2019 belum digelar, namun aroma persaingan sudah semakin ketat. Selain melalui rilis lembaga survei, persaingan itu juga terlihat di para tim sukses. 

Kali ini adalah TKN Jokowi-Maaruf yang meributkan soal posko di Solo yang dianggap mengganggu pemandangan. Adalah Wakil TKN, Moeldoko yang mengatakan hal tersebut. Hal tersebut tentu saja dianggap sebagai kekanak-kanakan dan sesuatu yang lucu oleh pihak BPN yang diwakili oleh Mardani Ali Sera. 

Ia mengatakan bahwa tidak ada salahnya membuka posko di mana pun sepanjang diperbolehkan dan sesuai aturan.

Maaruf Amin Meminta Negara Dijaga dari Tsunami Hoaks

Calon Wakil Presiden nomor urut 1, Maaruf Amin meminta untuk menjaga negara dari rentetan tsunami hoaks yang terjadi belakangan ini. 

Hal itu ia sampaikan kala menghadiri zikir bersama santri se-kota Depok pada Sabtu siang ini. 

Menurutnya, informasi hoaks tidak akan pernah berhenti sehingga akan terus menyebabkan pertengkaran dan berujung perpecahan bangsa. 

Karena itu, Maaruf berharap supaya masyarakat Indonesia tidak mudah terpancing oleh berita-berita hoaks.

Gara-Gara Pose 1 Jari, Menteri Agama Dilaporkan ke Bawaslu

Aliansi Anak Bangsa atau AAB akan melaporkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin akibat soal pose 1 jari khas milik Jokowi-Maaruf ke Bawaslu. Selain Lukman, Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan juga akan dilaporkan. Tindakan keduanya dianggap melanggar Pasal 547 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2011.

Akan tetapi, laporan urung dilakukan mengingat sampai sejauh ini Bawaslu belum menerima laporan di akhir pekan. Sumber laporan ini adalah foto yang diambil saat tabligh akbar di Mandailing Natal.
© Copyright 2019 Infoinhil.com | All Right Reserved