Daerah

Jumat, 17 April 2020

Penerima PKH, BPNT, Tidak Boleh Lagi Menerima BLT Dana Desa di Inhil

INFO INHIL - Pendataan penerima manfaat BLT Dana Desa sudah berjalan, Kepala Desa dihimbau agar tidak memasukan penerima Progaram Keluarga Harapan (PKH) atau Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bahkan penerima Kartu Prakerja.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Budi N Pamungkas saat dikonfirmasi melalui selulernya menyebutkan di Kabupaten Indragiri Hilir pendataan penerima manfaat BLT dipimpin oleh Tim Gugus Desa yang diketuai langsung oleh kepala desa dan dibantu Relawan Covid 19 yang ada di desa.

Budi menjelaskan, penerima BLT  diperuntukan kepada masyarakat yang memiki kategori sesuai dengan arahan Menteri yakni masyarakat miskin, yang belum terdaftar karena terjadinya exclusion error, masyarakat yang kehilangan mata pencarian, belum dapat PKH, belum dapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bahkan yang belum dapat Kartu Prakerja.

Dari kriteria ini, Budi menghimbau kepada seluruh Kepala Desa agar serius dan aktif mendata warga yang terdampak Covid 19 dan tidak mendata warga yang sudah mendapatkan bantuan (ganda, red).

"Jadi jelas disini penerima PKH, BPNT dan Kartu Prakerja juga tidak boleh menerima BLT Dana Desa, apabila dia menerima terhitung ganda menerima bantuan, tidak dibenarkan," jelas Budi, Kamis (16/4/2020).

Budi juga mengatakan dana BLT akan disalurkan selama tiga bulan berturut-turut, dimulai dari bulan April hingga Juni. Untuk itu ia menghimbau kepada seluruh Kepala Desa di Indragiri Hilir agar  segera melalukan pendataan terhadap warganya yang terdampak Covid 19.

"BLT ini diterima selama 3 bulan berturut-turut dan disalurkan melalui rekening pribadi masyarakat (penerima, red). Dan nanti, seluruh masyarakat yang menerima akan dibuatkan rekening. Sewaktu saya Teleconference dengan Pak Menteri dia meminta ini segera dilaksanakan agar sudah bisa berjalan," tukasnya. (S1)

Ini Kriteria Masyarakat yang Mendapatkan Dana BLT dari Desa

INFO INHIL - Dalam waktu dekat Pemerintah Desa akan menyalurkan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui dana APBDes yang dianggarkan pada perubahan tahun 2020 ini.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indragiri Hilir, Budi N Pamungkas saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Dalam wawancaranya Budi menyebutkan seluruh desa di Kabupaten Indragiri Hilir dihimbau segera mengubah ABPDes tahun 2020 untuk memasukkan anggaran BLT buat masyarakat yang terdampak Covid 19.

"Sesuai dengan surat menteri yang sudah kita terima dan juga rapat bersama Sekda, Asisten dan jajaran DPMD guna menerjemahkan surat Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tersebut sudah kita laksanakan, tinggal menunggu teken dari pak Bupati," tukas Budi, Kamis (16/4/2020).

Budi menuturkan alokasi dana BLT dari desa diambil dari dasar jumlah anggaran desa itu sendiri, apabila memiliki pagu anggaran APBDes kurang dari Rp 800.000.000, maka desa menganggarkan 25 persen dari dana tersebut, dan jika desa tersebut memiliki dana Rp 800.000.000,- hingga 1,2 M maka desa tersebut bisa mengalokasikan sebanyak 30 persen, terakhir apabila desa memiliki pagu anggaran 1,2 Milyar atau lebih maka desa tersebut menganggarkan 35 persen.

"Desa boleh saja menganggarkan lebih dari ketentuan yang ada jika masyarakatnya memang banyak yang terdampak dari Wabah Covid 19, namun memiliki alasan yang jelas dan juga disetujui oleh pihak Kabupaten. Saat saya melakukan percakapan Teleconference dengan pak Menteri dia meminta ini segera dipercepat," jelas Budi.

Sementara itu, untuk penerima manfaat dari dan BLT desa ini, Budi katakan sudah memiliki kriteria, selain masyarakat miskin yang tidak bekerja karena ada wabah, kriteria lain juga sudah dimuat ke dalam surat himbauan.

"Pendataan penerima manfaat BLT desa ini dilaksanakan langsung oleh Tim Gugus desa yang langsung diketuai Kepala Desa dan dibantu Relawan Covid 19 yang ada di desa. Mereka mendata masyarakat yang terdampak seperti Lansia, Memiliki Riwayat Sakit Menahun, masyarakat yang kehilangan mata pencarian, masyarakat miskin yang bukan penerima Progaram Keluarga Harapan (PKH) atau penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," imbuhnya. (S1)

Kamis, 09 April 2020

Hasil Swab Belum Keluar, Pasien PDP di Inhil Meninggal Dunia

INFO INHIL - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terindikasi Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meninggal dunia, Kamis (9/4/2020).

Juru Bicara Bidang Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra mengatakan satu orang pasien PDP meninggal dunia sekitar pukul 06:20 wib di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan.

"Pagi ini, kita terima informasi dari pihak RSUD Puri Husada Tembilahan satu orang Pasien PDP di Kabupaten Inhil dinyatakan meninggal dunia," tutur Trio.

Jenazah Pasien PDP dengan hasil rapid test reaktif, akan disemayamkan di tempat pemakaman umum (TPU) yang baru di parit 19 Tembilahan, Kelurahan Sungai Beringin.

Proses pemakaman akan dilakukan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19 berdasarkan Fatwa MUI No 18 tahun 2020 tentang pedoman pengurusan jenazah bagi umat muslim.

"Mulai dari pemandian, pengkafanan, mensholatkan hingga penguburan jenazah harus sesuai protokol kesehatan dan mentaati aturan Agama," imbuh Trio Beni Putra. (TW)

Rabu, 08 April 2020

Bupati Inhil Harapkan Partisipasi Pelaku Usaha dalam Penangan Virus Corona

INHIL, Berita Info Inhil - Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten menggelar rapat dengan 97 pelaku usaha dan dunia perbankan yang ada di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Rapat digelar di Gedung kelana Tembilahan, Rabu (08/04/2020).

Bupati Inhil HM. Wardan yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Indragiri Hilir menyebut bahwa rapat tersebut digelar sudah sesuai dan mengikuti Protokoler Kesehatan.

"Rapat ini dilaksanakan dengan mengikuti Protokoler Kesehatan sesuai dengan Panduan WHO yaitu tetap jaga jarak aman atau Physical Distancing," sebutnya.

Lanjutnya, HM. Wardan menjelaskan dalam rapat bahwa ada beberapa dampak ekonomi yang timbul akibat wabah covid-19 Yaitu terhambatnya sarana prasarana, menurunan daya beli masyarakat, harga kebutuhan pokok yang meningkat, berkurangannya pendapatan masyarakat.

"Untuk itu, diperlukan upaya pencegahan dan Peran serta dunia usaha untuk berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran Virus Corona ini," jelasnya

Turt hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti, ketua DPRD DR.Ferryandi, Unsur Forkopimda, Sekda Said Syarifuddin, Asisten dan Staf Ahli Bupati serta beberapa OPD dilingkungan Pemkab Inhil.

Sebagai informasi, Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan ganti rugi lahan dari PT.THIP kepada masyarakat petani kelapa sebagai akibat dari serangan hama kumbang yang disaksikan Ketua dan Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kab. Indragiri Hilir. (Jb)


Lempar Kepala Pak Kades Pakai Telur, Pemuda di Inhil Ditangkap Polisi



INFO INHIL - Belum diketahui apa permasalahannya, seorang pemuda nekat lemparkan telur ke bagian Kepala seorang Kepala Desa (Kades) Sungai Nyiur, Tanah Merah, Inhil, Senin (6/4/20) kemarin.

Akibat ulahnya itu, pemuda diketahui berinisial MY warga Desa Sungai Udang ini pun diamankan pihak kepolisan setempat.

Menurut keterangan salah satu warga setempat, kejadian itu berawal dari pak Kades diketahui bernama Palaloi pulang dari sholat magrib.

"Pemuda itu nunggu di depan pos, waktu pak kades lewat disitu dia manggil pak kades, tanpa diketahui penyebabnya pemuda itu langsung melemparkan telor ke kepala pak kades, "katanya.

Tak sampai disitu saja, lanjutnya, MY berusaha memukul namun berhasil di hindari oleh Kades, sehingga sempat terjadi pergulatan.

Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung melerai dan akibat kejadian itu pun menghebohkan warga setempat.

"Setelah itu, anak tu pulang dan beberapa jam setelahnya dia dijemput oleh polisi dari Polsek Tanah Merah,  saat di amankan di juga mengatakan aku tak takut sama kepala desa, "ucapnya. 

Terakhir dari keterangan warga tersebut,  pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan kejiwaan MY di RSUD PH Tembilahan.

Sementara itu Kapolsek Tanah Merah AKP Liber Nainggolan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp tak memberikan jawaban. (RU)

Selasa, 07 April 2020

Pendaftaran Ditutup, Kemenag Inhil Tetap Layani Setoran Haji

INHIL, Berita Info Inhil - Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir menyebut bahwa kemenag inhil masih melayani masyarakat yang ingin melakukan pembayaran/ setoran Haji.
"Bagi masyarakat yang ingin lakukan setoran haji masih kita layani, namun tidak untuk masyarakat yang ingin melakukan pendaftaran haji," sebutnya kepada Riaulink.com, Senin (06/04/2020).
Lanjutnya, H. Harun menyebut bahwa saat ini tidak bisa melakuka pendaftaran haji dikarenakan aplikasi pendaftaran Haji ditutup untuk sementara waktu.
"Penutupan aplikasi haji dilakukan oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu kami kemenag inhil tidak bisa melakukan pendaftaran haji bagi masyarakat yang ingin mendaftar," jelasnya.
Lebih lanjut, H. Harun menyebut bahwa Kebijakan pemerintah pusat menutup sementara aplikasi pendaftaran haji dalam rangka mendukung program Presiden Jokowi terkait pandemi covid-19.
"Kebijakan ini dirasa tidak lama, apabila kondisi sudah membaik, penutupan aplikasi akan dubuka kembali karena ini merupakan kebutuhan masyarakat, sebutnya.

Senin, 06 April 2020

Jumlah PDP Terus Bertambah, Bupati Inhil Imbau Masyarakat Tetap Tenang

INHIL, Berita Info Inhil - Jumlah pasien dalam pantauan (PDP) Covid 19 terus bertambah. Meski demikian Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, meminta warganya agar tetap tenang. 

"Tidak usah panik. Kita tunggu hasil Swap Tenggorokkan yang saat ini sudah di kirim oleh pihak RSUD," kata Bupati Inhil HM Wardan, Senin (6/4) malam.

Meski lanjut Bupati, pada hari ini, satu lagi warga berdasarkan Rapid Test dinyatakan masuk PDP. Akan tetapi untuk kepastiannya positif atau tidaknya yang bersangkutan tetap harus menunggu hasil Swap Tenggorokkan. 

"Kita harus tetap waspada dan menerapkan pola hidup bersih. Hindari hal-hal yang dapat menyebabkan penularan virus Corona ini," papar Bupati.

Kepanikan yang berlebihan tentu akan  menimbulkan hal yang tidak baik bagi kondusifitas daerah. Oleh sebab itu, biarlah persoalan PDP tersebut diurus sepenuhnya oleh petugas medis yang memilih kewenangan.

“Hidup bersih itu penting untuk mencegah virus Corona. Termasuk rutin mencuci tangan dan lakukan penyemprotan cairan Disinfektan dilingkungan masing-masing," imbuhnya. 


Duh, Layanan Pernikahan Kantor KUA di Inhil Distop Sementara

INHIL, Berita Info Inhil - Layanan Pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ditutup untuk sementara waktu.
Hal tersebut diungkap Kepala Kantor Kemenag Inhil H. Harun, S.Ag M.Pd kepada Riaulink.com, Senin (06/04/2020).
"Sesuai dengan aturan yang disampaikan kepada kita Kemenag Inhil dari Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam yang kami terima bahwa untuk sementara waktu Kantor Urusan Agama (KUA) tidak melayani layanan nikah," sebutnya.
Lanjutnya, H. Harun menyebut bahwa penutupan layanan pernikahan tersebut sudah berlaku sejak 1 April 2020 lalu.
"Kebijakan itu tentunya guna mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Inhil," jelasnya.
Lebih lanjut, H. Harun menjelaskan bahwa ada pengecualian bagi warga yang sudah melakukan pendaftaran sebelum 1 April 2020. Namun ada beberapa syarat yang harus dipatuhi selama prosesi pernikahan berlangsung.
"Bagi yang mendaftar sebelum tanggal 1 April 2020 tetap kita berikan pelayanan, namun hanya melaksanakan pernikahan di KUA saja. Tidak boleh di tempat lain dan tidak boleh ada perayaan untuk mematuhi kebijakan pemerintah agar tidak melakukan kegiatan berkumpul dan tetap mematuhi sosial distance. Yang boleh hadir hanya beberapa orang anggota keluarga, Wali, beserta para petugas KUA yang menikahkan," jelasnya.
Terakhir, kepala kantor Kemenag Inhil kembali menegaskan bahwa bagi yang mendaftar diatas tanggal 1 April 2020 untuk sementara tidak ada pelayanan.
"Hal tersebut guna mematuhi kebijakan pemerintah daerah, kita hanya mengikuti instruksinya sampai waktu yang belum bisa dipastikan, demi kebaikan bersama, Lagi pula aplikasi layanan pernikahan ditutup oleh pusat, jadi kita tidak bisa melakukan pendaftaran," tutupnya.

© Copyright 2019 Infoinhil.com | All Right Reserved