Celebrity

Jumat, 28 Juni 2019

Deddy Corbuzier Jalankan Salat Jumat Perdananya

Deddy Corbuzier Jalankan Salat Jumat Perdananya
MGI - Setelah resmi menjadi mualaf pada 21 Juni lalu, Deddy Corbuzier melakukan ibadah salat Jumat perdananya hari ini, Jumat (28/6). Ditemani oleh sang sahabat, Gus Miftah, ia telah bersiap-siap di kediamannya sejak pukul 10.00 WIB. 

Keduanya tampak sempat berbincang sebelum berangkat menuju masjid. Di pelataran rumahnya, Deddy terlihat menerima arahan dari kiai yang dikenal nyentrik itu terkait gerakan salat. 

Pukul 11.30 WIB, keduanya berangkat menuju Masjid Bani Umar, Bintaro, Tangerang Selatan, untuk menjalani ibadah salat Jumat. Pada momen pertamanya ini, Deddy rupanya cukup antusias,

“Rasanya, sih, menarik karena pertama,” ucap lelaki berusia 42 tahun tersebut.

Keduanya tiba di masjid setelah menempuh perjalanan kurang dari sepuluh menit. Kedatangan mereka disambut antusias oleh jemaah di sana.

Deddy kala itu mengenakan kaus lengan pendek hitam dan celana panjang berwarna senada. Ia kemudian memberi alasan mengapa tak berpenampilan lebih religius. Mengenakan baju koko, misalnya.

"Memang harus? Saya dari dulu begini. Enggak harus mengubah apa pun,” tandas Deddy.

Menutup perbincangan, Gus Miftah mengatakan, setelah salat Jumat, Deddy Corbuzier akan menjadi saksi seorang sahabat yang hendak menjadi mualaf. [kp]

Usai Jalani Salat Jumat Perdana, Deddy Corbuzier Jadi Saksi Mualaf

Usai Jalani Salat Jumat Perdana, Deddy Corbuzier Jadi Saksi Mualaf
MGI - Deddy Corbuzier baru saja menjalani ibadah salat Jumat pertamanya di Masjid Bani Umar, Bintaro, Tangerang Selatan. Kehadiran Deddy disambut antusias oleh para jamaah salat Jumat yang hadir di sana. 

Bersama dengan guru sekaligus sahabatnya, Gus Miftah, Deddy mengambil saf paling depan. Deddy bahkan terlihat serius saat mendengarkan khotbah. 

“Kalau saya denger ceramah tadi, Alhamdulillah, mengajarkan untuk istikamah,” ucap Deddy ketika ditemui usai salat, Jumat (28/6).

Dalam kesempatan itu, Deddy tak hanya menjalani ibadah salat jumat perdana. Ia diminta menjadi saksi temannya yang menjadi mualaf. Ialah Wibisono Dwiputro yang kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat sesuai panduan Gus Miftah.

Saat duduk sejajar, Deddy terlihat amat antusias memperhatikan proses tersebut. Senyum kecil sesekali terlihat di bibirnya kala Gus Miftah memandu Wibisono mengucapkan dua kalimat syahadat. Terihat pula sosok Sabrina Chairunnisa yang duduk di barisan belakang Deddy Corbuzier.

“Iya, luar biasa teman saya juga selama ini dia mau mualaf, sudah setahun tapi masih nyari-nyari,” ujarnya.

Deddy mengungkapkan bahwa Islam merupakan agama yang indah. Bagi Deddy, tak ada hal yang menyulitkan dalam Islam. Kalimat seperti ini nampaknya menjadi salah satu motivasi Wibisono yang mengaku seringkali menonton diskusi Deddy dan Gus Miftah di YouTube.

Sementara itu, Gus Miftah dalam kesempatan yang sama mengaku bahwa Deddy Corbuzier sudah mendapatkan kesempatan yang luar biasa dengan menjadi saksi mualafnya seseorang. Apalagi, dia baru seminggu memeluk agama Islam.

“Beliau (Wibisono) Alhamdulillah mendapatkan hidayah dari tontonan YouTube yang sering kita tampilkan di YouTube Mas Deddy. Hari ini, dia melantunkan dua kalimat syahadat sehingga Beliau sah untuk menjadi orang islam. Luar biasanya lagi, minggu kemarin Mas Deddy masuk Islam, dan hari ini menjadi saksi,” terang Gus Miftah.

Lebih lanjut, Gus Miftah menerangkan bahwa Deddy masih terus belajar mendalami agama Islam dengan baik dan benar. Meski demikian, Gus Miftah juga terus berusaha memberikan bimbingan pada Deddy Corbuzier. Dia juga meminta kepada masyarakat agar lebih memaklumi sahabatnya yang masih belajar.

“Tolong Beliau jangan ditakuti, salat baru belajar tiga menit, salah dikit, sudah dikritik macem-macem. Untungnya Beliau kuat, makanya kalau lihat di medsos, Alhamdulillah, sekarang kalau nanggapinnya sudah Alhamdulillah, mashaallah,” pungkasnya. [kp]

Rabu, 26 Juni 2019

Dihina Setelah Mualaf, Deddy Corbuzier Respons dengan 3 Pesan Menyentuh

Dihina Setelah Mualaf, Deddy Corbuzier Respons dengan 3 Pesan Menyentuh
MGI - Pro kontra bermunculan terkait keputusan Deddy Corbuzier menjadi mualaf. Hal ini membuat Deddy angkat bicara dan menyampaikan pesan yang menyentuh dalam akun YouTubenya.

Deddy menuturkan bahwa ketika mendapat hinaan atau cacian membuatnya belajar untuk bahagia, Dia berusaha menyikapi komentar negatif ini dengan lebih tenang.

"Masya Allah ketika ada yang menghina saya, saya mulai belajar untuk merasa bahagia. Pertama, di agama Islam itu tidak ada karma. Itu satu," ujar Deddy seperti dikutip dari channel YouTubenya, Rabu (26/6/2019).

Pria berusia 42 tahun ini juga meminta ke semua orang untuk tidak meributkan apabila seseorang berpindah agama.

"Kedua, yang pasti adalah ketika seorang berpindah agama jangan diperbesar masalahnya, jangan dijadikan bahan untuk keributan. Jangan seperti itu," ujarnya.

Presenter ini juga menceritakan pengalamannya melihat teman yang menjadi mualaf dan memilih untuk memberikan ucapan selamat. Deddy berharap tak ada yang menghujat sesorang yang ingin mendalami agama lain.

"Kenapa? Karena itu sebuah perubahan besar untuk dia, perubahan baik. Ketika mereka pindah agama, mendalami agama lain, kita tidak perlu menghujat sama sekali. Karena kalau kita menghujat, kita tidak lebih baik dari dia," ujarnya. [nd]

Minggu, 23 Juni 2019

Terungkap! Ini Alasan Deddy Corbuzier Mengapa jadi Mualaf

MGI - Presenter Deddy Corbuzier membantah kabar dirinya menjadi mualaf karena ingin segera menikah dengan kekasihnya, Sabrina Chairunissa.

Menurutnya, pilihannya memeluk Islam bukan karena suruhan atau paksaan dari orang lain, termasuk pacarnya itu.

"Saya masuk agama Islam tidak ada yang menyuruh, tidak ada yang memaksa, tidak karena suatu tujuan apa pun itu," kata Deddy Corbuzier di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

"Banyak yang tanya, apa mau nikah dan sebagainya, enggak ya. Saya enggak pindah (agama) karena wanita juga," sambungnya.

Pembawa acara Hitam Putih itu mengaku memeluk Islam murni karena pilihan pribadi. Dia merasa mendapat hidayah setelah mempelajari ajaran tentang menjadi pribadi yang lebih baik.

Selama ini Deddy Corbuzier banyak belajar dari beberapa tokoh agama, salah satunya yakni Gus Miftah.

"Saya pindah karena hidayah," imbuh Deddy Corbuzier.

Seperti diketahui, Deddy Corbuzier memutuskan untuk memeluk Islam atau menjadi mualaf. Proses pembacaan syahadat dilakukan di pondok pesantren milik Gus Miftah di Yogyakarta pada Jumat (21/6) siang.

Disaksikan banyak orang, Deddy Corbuzier membaca syahadat dengan bimbingan Gus Miftah. Setelah proses tersebut, mereka bertolak ke kediaman Kiai Ma'ruf Amin di Menteng, Jakarta Pusat.

Jumat, 18 Januari 2019

Ini Dia Berita Terbaru dan Menghebohkan dari Nissa Sabyan



Berita Terbaru Nissa Sabyan
– Siapa yang tidak tahu Nissa Sabyan? Gadis cantik ini semakin melejit namanya semenjak menjadi vokalis band gambus bernama Sabyan Gambus. Banyak orang mengagumi dan menjadi fans Nissa karena suaranya yang merdu, menyanyikan lagu-lagu bernuansa islami. Berikut adalah berita terbaru dari vokalis cantik ini.

Berfoto Bersama Sandiaga Uno

Kalian pasti tahu Sandiaga Uno, kan? Beliau adalah calon wakil presiden nomor urut 02 yang dikenal gaul dan berjiwa muda. Beliau juga sangat akrab dengan media sosial segala sesuatu yang kekinian.

Sandiaga Uno sering juga membagikan kegiatan sehari-harinya ke media sosialnya. Salah satunya adalah ketika beliau bertemu dengan Nissa Sabyan. 

Dalam unggahan pribadinya di Instagram tersebut, terlihat Nissa Sabyan berpose bersama Sandiaga Uno beserta sang istri. Pose ketiganya menarik perhatian para pengguna Instagram karena sangat kekinian.

Para pengguna Instagram mengatakan bahwa pose ketiganya dalam foto yang diunggah 16 Januari 2019 tersebut sangat millenials. Dalam foto tersebut, terlihat Nissa Sabyan mengenakan baju serba hitam dengan jilbab warna coklat. Seperti biasanya, walaupun memakai pakaian yang simple, Nissa Sabyan masih terlihat sangat bergaya.

Menggelar Konser Perdana di Malaysia

Nissa Sabyan dan grup gambus populernya diberitakan akan menggelar konser di luar negeri, yaitu Malaysia, Hongkong, dan Korea Selatan. Setelah berita tersebut beredar, pada tanggal 13 Januari 2019, akhirnya Nissa dan Sabyan Gambus berhasil menggelar konser perdana mereka di negeri Jiran, Malaysia. Konser perdana mereka tersebut digelar di Stadium Shah Alam, Selangor, Malaysia. Bahkan, media berita Malaysia pun memberitakan konser perdana Sabyan Gambus ini. Diperkirakan sekitar 3000 orang datang untuk menyaksikan dan mendengarkan secara langsung suara merdu Nissa Sabyan.

Sang vokalis cantik juga sempat membagikan momen-momen konser bertema Live in Malaysia 2019 tersebut di akun media sosial Instagramnya. Tidak hanya suara merdunya yang menjadi perbincangan, namun gaya stylish Nissa Sabyan juga menarik perhatian para penggemarnya. Pasalnya, walaupun ia hanya mengenakan outfit casual dan monokrom, Nissa Sabyan terlihat sangat fashionable. 2 lagi konser di luar negeri masih menunggu Nissa dan Sabyan Gambus. Rencananya, pada bulan Maret nanti mereka akan menggelar konser di Hong Kong dan Korea Selatan. Kita doakan semua lancar ya!

Akan Merilis Lagu Keempat

Bersama grup Sabyan Gambus, Nissa Sabyan akan menelurkan lagu terbaru mereka yang diberi judul El Oum. El Oum adalah single keempat dari grup gambus ini. Rencananya, lagu keempat ini akan dirilis pada tanggal 12 Januari 2019, yang mana tanggal tersebut juga bertepatan dengan konser mereka yang akan digelar di Malaysia. Wah, sudah tidak sabar ya mendengarkan suara merdu Nissa Sabyan lewat lagu El Oum! Itulah tadi berita terbaru Nissa Sabyan.

Minggu, 06 Januari 2019

Kumpulan Berita Peristiwa Terbaru Hari Ini


Berita Terkini - Setiap harinya tentu dunia ini dipenuhi dengan berbagai berita peristiwa terbaru hari ini untuk kita ketahui. Mulai dari kasus kriminal hingga masalah politik yang kian memanas menuju pesta demokrasi rakyat Indonesia yang sudah semakin dekat. Ada berbagai hal yang terjadi di sekitar kita untuk diperhatikan dengan baik.

Berita Kriminal Terkini

Berbagai kasus kriminal seakan tidak ada habisnya terjadi di sekitar kita, hal ini tentu menjadi perhatian penting untuk anda agar selalu berhati-hati serta waspada dimanapun berada. Seperti yang terjadi di daerah Pekayon, Pasar Rebo Jakarta Timur seorang anak berusia 2 tahun bernama Audriayana Claresta Putri yang dibunuh oleh seseorang dengan gangguan jiwa. Kejadian ini terjadi pada Hari Selasa 1 Januari 2019. Pelakunya adalah Darmawan, pria berusia 45 tahun ini membunuh korban di ruang tamu rumahnya.

Kronologi kejadiannya pada hari itu, korban sedang bermain dengan ibunya di ruang tamu bersama Darmawan. Kemudian sang ibu, Julia meninggalkan Audriayan dengan Darmawan untuk pergi ke kamar mandi selama kurang lebih 5 menit. Saat kembali dari kamar mandi ia melihat Darmawan sedang menganiaya anaknya. Dikatakan pelaku diamankan dalam keadaan depresi sehingga dibawa ke Rutansus RS Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan lebih jauh. Sementara korbannya sudah tidak bisa tertolong nyawanya karena mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya.

Kasus Prostitusi Terbaru
Tentunya masih hangat diperbincangkan berita peristiwa terbaru hari ini mengenai ditemukannya kasus prostitusi online yang bahkan melibatkan salah satu artis ibukota. Ada dua inisial artis yang muncul yaitu AS dan VA dalam kasus prostitusi online yang ditemukan di Surabaya. Bahkan menurut penjelasan Wadir Reskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara tarif yang dipatok untuk artis VA bisa mencapai 80 juta untuk sekali kencan sementara untuk AS berkisar 25 juta.

AKPB Arman Asmara juga menyampaikan adanya perbedaan tarif tersebut dikarenakan tingkat kepopuleran artis yang bersangkutan. Untuk artis VA memang sudah tidak bisa mengelak lagi karena menurut Kasubdit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus AKBP Harissandi, VA ditangkap di kamar hotel saat sedang berhubungan intim, sementara AS berada di luar hotel namun memang sudah dipesan oleh pelanggannya. Bersama dua orang artis ini ditangkap juga 3 orang lainnya yaitu 2 manajemen serta 1 mucikari.

Panasnya Dunia Politik

Inas Nasrullah Zubair selaku juru bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Marif Amin, menilai Fadli Zon tidak memahami soal anggaran BMKG dan menjadikannya sebagai alat politik. Inas sendiri mengungkapkan bahwa jika Fadli Zon ingin membicarakan mengenai politik anggaran maka seharusnya dia mengerti terlebih dahulu bagaimana pemerintah membiayai berbagai kegiatan serta besaran uang yang didapatkan untuk mengatur keseimbangan keuangan di APBN.

Namun Fadli Zon dinilai menjadikan anggaran BMKG dan bencana yang banyak terjadi di Indonesia belakangan ini sebagai alat politik serta dengan sengaja membuat opini anggaran BMKG yang dipotong oleh pemerintah setiap tahunnya. Padahal kenyataannya, menurut pemaparan Inas pada masa pemerintahan Jokowi, anggaran BMKG justru mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tentunya hal ini menimbulkan banyak perdebatan di kalangan politik Indonesia.

BMKG Prediksikan Kondisi Cuaca di Jakarta
Informasi ini sudah dirilis oleh pihak BMKG dengan memberikan peringatan pada masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya karena ada potensi angin kencang diikuti hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hujan tersebut diprediksi akan turun pada siang hari dengan kondisi cerah berawan di pagi hari. Maka anda yang berada di daerah Jakarta tentu harus selalu siap sedia dan berhati-hati saat berada di perjalanan demi keselamatan diri.

Untuk malam harinya wilayah Jakarta diprediksi akan cerah berawan dengan suhu yang dapat mencapai antara 23 sampai 32 derajat Celcius diikuti tingkat kelembaban sekitar 75 sampai 95 persen. Selalu berhati-hati dan membawa payung atau perlengkapan lainnya akan menjadi solusi yang tepat untuk anda lakukan, tentunya juga tetap menjaga kesehatan agar tidak sampai terserang flu.

Pemilu 2019

Rencana awalnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyelenggarakan pemaparan visi dan misi dari pasangan presiden serta wakil presiden pada tanggal 9 Januari 2019, namun hal tersebut telah dibatalkan oleh KPU. Sudirman Said selaku Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandi sangat menyayangkan keputusan KPU tersebut.

Menurut Sudirman, pembatalan yang dilakukan oleh KPU ini dikarenakan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf menyarankan paparan visi dan misi disampaikan oleh tim sukses, sementara BPN Prabowo-Sandi menginginkan proses paparan tersebut dilakukan oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden sendiri. Padahal pemaparan visi dan misi ini tentu sangatlah penting untuk memberikan gambaran pada masyarakat secara luas mengenai seberapa jauh pasangan calon presiden dan wakil presiden memahami masalah bangsa Indonesia.

Pasca Tsunami Selat Sunda

Indonesia memang tengah dirundung duka terutama untuk yang berada di sekitar Selat Sunda, pasca kejadian tsunami beberapa waktu lalu BMKG mengimbau masyarakat untuk menjauhi wilayah Selat Sunda hingga radius 500 meter. Adanya imbauan ini dilakukan karena pertimbangan perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau, pertimbangan tebing dasar laut dan adanya potensi gempa di daerah tersebut.

Informasi terkini terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau bisa didapatkan melalui situs atau media sosial resmi BMKG. Sehingga masyarakat bisa terus waspada dan mendapatkan informasi aktual yang paling tepat dan sumber terpercaya.

Berita dari Dunia Olahraga

Dari dunia olahraga bulutangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan dimana keduanya semakin serius untuk mengejar tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. Tiket olimpiade tersebut akan didapatkan dari perolehan jumlah poin yang dikumpulkan berdasarkan prestasi turnamen internasional yang diikuti setahun sebelumnya. Kurang lebih dibutuhkan 15 turnamen untuk ganda putra Indonesia ini bisa melebihi batas poin yang ditentukan. Mereka akan mengikuti turnamen musim ini secara mandiri sambil terus mencari sponsor.

Kasus Mafia Bola

Terkait kasus dugaan pengaturan skor dari laporan manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. Bahkan polisi sudah melengkapi 3 berkas dari 4 orang yang sudah ditahan. Berkas yang sudah lengkap yaitu 1 tersangka wasit futsal Anik Yuni Artika Sari dan tersangka mantan anggota wasit Priyatno, 2 berkas lainnya tersangka anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng dan tersangka mantan Waketum Asprov PSSI DIY Dwi Irianto.

Keempat tersangka tersebut diduga terlibat pengaturan skor Liga 3 di Jawa Tengah yang salah satunya adalah laga Persibara Banjarnegara. Manajer dari Persibara Banjarnegara ini mengajukan laporan dengan adanya dugaan dari sejumlah pihak yang meminta uang agar salah satu tim bisa naik dari Liga 3 ke Liga 2. Dalam berita peristiwa terbaru hari ini kasus ini akan segera diselesaikan secara hukum tegas.
© Copyright 2019 Infoinhil.com | All Right Reserved