ROKANHILIR, Berita Info Inhil - Untuk antisipasi terhadap penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) maka Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas pendidikan dan kebudayaan Rokan Hilir (Disdikbud Rohil) meliburkan sementara waktu kegiatan belajar mengajar ditingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA baik swasta maupun negeri. Bahkan bekerjasama dengan dinas kesehatan untuk memeriksa kesehatan pegawai yang sudah terlanjur pulang dari perjalanan dinas dan meliburkannya.
Kadis pendidikan dan kebudayaan Rokan Hilir, M.Nurhidayat,SH,MH saat di temui di kantor Disdikbud Rohil di Jalan Purna MTQ Komplek Perkantoran Batu Enam Bagansiapiapi, Jumat (20/03/2020). Ia mengatakan bahwa siswa libur kesekolah atas intruksi Bupati kabupaten Rokan Hilir H.Suyatno. hal ini agar mengurangi kegiatan dan aktifitas anak didik kumpul kumpul di tempat keramaian atau ruang publik.
"Sebelumnya sudah banyak sekolah diluar Rokan Hilir khususnya Indonesia meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah atas dampak dari virus Corona (covid-19) ini,"jelasnya.
Tambahnya kemudian, ada pun diliburnya sekolah-sekolah bukan berarti anak didik tidak mengikuti kegiatan belajar. Kata Ia, ada beberapa sekolah yang gurunya mengambil langkah inisiatif untuk kegiatan belajar-mengajar melalui on line dengan cara membentuk grup WhatssApp.
"Guru dengan orang tua anak untuk dapat memberikan mata pelajaran dan soal-soal pelajaran yang harus di kerjakan murid dengan perantara media perpesanan whatsapp orang tua murid.yang dinamakan grup WA Belajar,"tuturnya.
Sedangkan bagi siswa yang berada di kampung (Desa) yang signalnya kurang, guru akan berinisiatif mendatangi anak didik kerumah mereka untuk meminjamkan buku pelajaran dan membagi soal pelajaran agar tidak ketinggalan.
"Apa lagi ujian nasional sudah di depan mata, kita juga menargetkan untuk tahun ini ujian nasional berbasis komputer(UNBK),"jelasnya.
Kadisdikbud Rohil juga meliburkan pegawai yang sudah terlanjur pulang dari perjalanan dinas. Bahkan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk memeriksa kesehatan para pegawai tersebut.
"Untuk mengantisipasi langkah langkah pencegahan virus Corona yang Belum di temui obatnya sampai saat ini," tegasnya.