Internasional

Kamis, 16 Juli 2020

Cegah Corona, Filipina Wajibkan Suami-Istri Boncengan Motor Bawa Surat Nikah

BERITA INFO INHIL - Filipina menerapkan kebijakan baru dalam penanganan COVID-19. Per Juli 2020, pemerintah di bawah kepemimpinan Rodrigo Duterte itu, tidak memperbolehkan pengendara motor berboncengan di setiap area.

Kebijakan tersebut ditetapkan demi mencegah penularan virus Corona yang makin meluas. Namun ada pengecualian dari larangan naik motor berboncengan.

Pasangan menikah atau suami-istri masih diizinkan naik motor berboncengan. Asalkan mereka bisa menunjukkan sertifikat atau surat nikah resmi.

Pasangan berboncengan motor harus menunjukkan surat nikah atau bukti pernikahan di Filipina. Foto: Dok. Elite Readers
Seperti dikutip dari Elite Readers, aturan ini telah diterapkan di Commonwealth Avenue, Quezon City. Suami-istri yang naik motor bersama di area tersebut wajib menunjukkan bukti bahwa mereka telah menikah dengan sertifikat di titik-titik pemeriksaan. Jika tidak bisa memperlihatkan sertifikat pernikahan, pasangan tersebut bisa ditangkap polisi.

Tak hanya itu, mereka juga harus menerapkan protokol kesehatan saat berkendara. Antara lain pakai helm, masker atau face shield.

Terkait aturan itu, masyarakat Filipina pun punya cara-cara kreatif untuk menunjukkan bahwa mereka adalah pasangan suami-istri. Mulai dari membingkai sertifikat pernikahan sampai memajang foto nikah mereka di depan motor. (dtk)

Tolak Isi Bensin ke Botol, Pria Ini Lepaskan Ular Dua Kobra di SPBU

BERITA INFO INHIL - Mengisi bensin di SPBU mungkin sudah menjadi hal yang biasa dilakukan pemilik kendaraan. Tetapi ada beberapa larangan yang harus dipatuhi, di antaranya adalah tidak boleh melakukan pengisian di dalam botol maupun derijen.

Ya, petugas SPBU memang tidak memperbolehkan seseorang mengisi bahan bakar selain di kendaaraannya. Namun tetap saja ada yang nekat membeli bensin ke dalam suatu wadah. Dan tentunya jika masih dilakukan akan ditolak oleh petugas SPBU.

Namun reaksi pria ini cukup ekstrem, setelah kesal tidak dilayani saat ingin mengisi bensin ke dalam botol. Ia pun melepaskan ular ke kantor petugas SPBU. Dan kejadian ini terekam oleh kamera CCTV, bagaimana reaksi karyawan yang ada di dalamnya?

Dikutip Ikutrame.com dari NDTV, kamera CCTV telah menangkap rekaman mengejutkan ini di India. Saat seorang pria di Maharashtra yang melepaskan seekor ular di dalam kantor pemilik pompa bensin.

Pria itu marah karena petugas pompa bensin menolak memberinya bensin ke dalam botol. Terganggu oleh penolakan itu, ia melepaskan tiga ular ke dalam kantor pemilik pompa bensin.

Insiden aneh terjadi di distrik Buldana di Maharashtra, India. Dan mengejutkan netizen di Twitter.

Rekaman CCTV menunjukkan, pria itu berjalan ke pintu kabin dan melepaskan ular besar dari botol dengan menggoyangkannya berulang kali. Ular itu terlihat langsung merayap di bawah beberapa perabot yang disimpan di sudut kantor setelah dilepaskan.

Sementara itu, seorang wanita di belakang meja tampak terkejut. Kemudian, tampak sangat tenang di bawah keadaan yang mengejutkan, dia bergerak keluar dari kantornya.

Lihatlah rekaman CCTV di bawah ini:

"Wanita pemberani," tulis satu orang di bagian komentar. Sementara yang lain mengatakan bahwa orang yang melepaskan ular-ular itu seharusnya malu pada dirinya sendiri.

Pelanggan yang marah dilaporkan melepaskan dua ular kobra dan satu ular spesies Dhaman ke kantor. Sementara ular kobra berbisa dan membunuh mangsanya dengan menyuntikkan racun melalui taringnya. Ular Dhaman - juga dikenal sebagai ular tikus.

Kemudian, seorang penyelamat ular dipanggil untuk menangkap reptil tersebut.

sumber: ikutrame.com

Rabu, 15 Juli 2020

Alat Swab Patah di Hidung, Bocah Arab Saudi Meninggal

BERITA INFO INHIL - Bocah Arab Saudi meninggal setelah alat yang digunakan untuk tes swab virus corona patah di dalam hidung. Sabaq News melaporkan anak laki-laki itu meninggal di Rumah Sakit Umum Shaqra.

Anak tersebut dibawa ke rumah sakit karena mengalami demam tinggi. Pihak rumah sakit lantas menguji bocah itu dengan tes swab untuk mengetahui apakah dia terpapar Covid-19 atau tidak.

Ketika menjalani pemeriksaan, alat yang digunakan patah di dalam hidung, sehingga dokter menggunakan anestesi umum untuk memperoleh hasil swab dari tenggorokan.


Namun bocah tersebut dibiarkan tanpa tindak lanjut setelahnya hingga kehilangan kesadaran karena sumbatan pada saluran pernapasan. Dia kemudian dinyatakan meninggal.

Abdullah Al Joufan, ayah dari anak itu mengaku sejak awal menolak prosedur anestesi umum untuk anaknya. Tetapi dokter bersikeras, dan menyatakan setelah tindakan sang anak akan ditangani oleh dokter spesialis anak, tetapi staf menyatakan spesialis sedang cuti.

Seperti dikutip dari Gulfnews, Selasa (14/7) Abdullah sempat meminta agar sang anak dipindahkan ke rumah sakit khusus di Riyadh karena kondisinya terus memburuk.

Meskipun disetujui, namun ambulans datang terlambat. Ambulans tiba setelah anaknya dinyatakan meninggal.

Sang ayah kemudian menyerahkan dua laporan penyelidikan dan penanganan yang salah atas situasi tersebut. Dia mendesak Menteri Kesehatan segera membentuk komite investigasi.

Dia juga mendapat panggilan telepon dari Menteri Tawfiq Al Rabiah yang menyampaikan belasungkawa atas kematian putranya, juga dari Direktur Urusan Kesehatan di Riyadh Hassan Al Shahrani. Mereka berjanji untuk menindaklanjuti kasus ini. (cnn)

Mungkinkah Robert Downey Jr Muncul Lagi di Film Ke-3 SpiderMan?

BERITA INFO INHIL - Sempat menjadi polemik, Disney dan Sony akhirnya sepakat untuk tetap menggarap film ke-3 SpiderMan dari Marvel Cinematic Universe (MCU). Seperti di dua film sebelumnya, tokoh SpiderMan akan kembali diperankan oleh Tom Holland. Kabar terbaru menyatakan bahwa pemeran Tony Stark/Iron-Man di MCU, Robert Downey Jr, siap hadir di film ke-3 SpiderMan.

Hal ini tentu terdengar aneh bagi fans karena tokoh Iron-Man dikisahkan sudah mati di film Avengers: Endgame.

Penampilan stylish Robert Downey Jr. Foto: Valerie Macon/ AFP
Dilansir wegotthiscovered.com, Downey Jr. tidak hadir di film SpiderMan sebagai Tony Stark/Iron-Man. Sudah disiapkan satu peran baru untuknya.

Kabarnya, Downey Jr. akan berperan sebagai kecerdasan buatan yang digunakan oleh tokoh SpiderMan. Seperti diketahui, Peter Parker/SpiderMan versi MCU dikisahkan sangat dekat dengan Tony Stark yang memiliki Jarvis, kecerdasan buatan di kostum Iron-Man.

Karena kepandaiannya, sangat mungkin Tony Stark mengawetkan kesadarannya dalam perangkat teknologi. Itu pun membuatnya bisa tetap hidup secara virtual.

Robert Downey Jr. Foto: REUTERS/Mario Anzuoni
Namun, rumor ini belum dikonfirmasi oleh pihak Disney. Kalau pun tidak muncul sebagai kecerdasan buatan, ada kemungkinan Robert Downey Jr. memerankan Tony Stark dan menjadi kameo di film ke-3 SpiderMan.

Satu hal yang pasti, Robert Downey Jr akan hadir sebagai kameo di film terbaru MCU lain, yakni Black Widow. Film itu memiliki latar waktu sebelum Avengers: Endgame dan ia pun akan kembali berperan sebagai Tony Stark/Iron-Man.

Awalnya, film Black Widow siap rilis pada Mei 2020. Namun, bioskop tidak bisa beroperasi selama pandemi COVID-19 dan jadwal rilis Black Widow pun diundur.

sumber: kumparan

Senin, 13 Juli 2020

Ketagihan Durian, Gajah Ini Terobos Toko Sampai Dua Kali

BERITA INFO INHIL - Tak hanya manusia yang doyan durian, beberapa gajah juga ketagihan durian. Seperti seekor gajah yang terobos toko sampai dua kali demi makan durian.

Sedang musim durian di Thailand membuat banyak orang menyimpan durian di rumah hingga di toko mereka. Seperti yang dilakukan Siriphon Kerdsuchon, pemiliki toko Dao Kaset Pa La-U di wilayah taman nasional Kaeng Krachan, Thailand.

Gajah Makan Durian di Thailand Foto: Coconut Bangkok/New 18
Dilansir dari Mashable (13/07), Siriphon kaget saat menemukan pintu tokonya sudah hancur dan terbuka. Setelah ia telusuri ternyata pintu tokonya dirusak oleh seekor gajah liar yang menerobos masuk ke tokonya.

Padahal Siriphon tidak menjual makanan melainkan menjual alat-alat pertanian yang seharusnya tidak disukai gajah. Awalnya Siriphon bingung mengapa gajah itu menerobos masuk ke sana dan merusak pintu baja seharga USD 383 (Rp 5,5 juta).

Tapi ternyata gajah itu masuk setelah mencium aroma durian yang ia taruh di dalam toko. Usai menerobos dan memakan sejumlah durian, gajah liar itu langsung pergi. Tepat beberapa jam setelah Siriphon memperbaiki pintunya, gajah liar itu datang lagi di malam hari dan kembali menerobos pintu toko.

Foto: Coconut Bangkok/New 18
Kali ini gajah liar itu menghabiskan lebih dari 10 buah durian yang ada di sana. Aksi gajah liar yang diyakini masih remaja ini terekam dalam kamera CCTV di toko, saat gajah makan durian

Kini pihak taman nasional tengah mencari cara untuk menyelesaikan permasalahan ini. Termasuk mengganti rugi kerusakan di toko milik Siriphon walau dana yang dimiliki taman nasional cukup terbatas.

Ini bukan pertama kalinya gajah menerobos masuk ke toko untuk memakan durian. Sebelumnya kejadian serupa sempat terjadi di Kaeng Kracharn pada tahun 2017. Saat itu seekor gajah liar masuk ke dalam toko untuk makan durian. (dtk)

Hagia Sophia Jadi Masjid, Yunani Ancam Jadikan Rumah Mustafa Kemal Ataturk Museum Genosida

BERITA INFO INHIL - Yunani melalui Menteri Pembangunan Pedesaan, Makis Voridis, melontarkan ancaman setelah Turki hendak mengubah Hagia Sophia menjadi masjid.

Voridis mengancam bakal menjadikan rumah Mustafa Kemal Ataturk, bapak Turki modern sekaligus presiden pertama, sebagai museum genosida.

Dalam wawancaranya dengan MEGA, Voridis mengatakan bahwa keputusan Presiden Recep Tayyip Erdogan mengubah Hagia Sophia jadi masjid "menjijikkan".

Dia menekankan Ankara sama sekali tidak mempunyai ketertarikan untuk menjalin relasi positif dengan negara Barat maupun komunitas internasional.

"Kemarahan, kebencian, kesedihan, dan rasa penghinaan yang dalam terutama terjadi di Yunani," kata Voridis dikutip Greek City Times Minggu (12/7/2020).

Dia mengatakan, Hagia Sophia tidak sekadar bangunan kebudayaan, sekaligus simbol bagi Kekristenan dan Ortodox," lanjut sang menteri.

Voridis kemudian ditanya jawaban seperti apa yang bakal diberikan oleh Athena, setelah pengadilan Turki mencabut status museum pada Jumat (10/7/2020).

Dia menjawab yang paling cepat dan jelas adalah "simbol paling ekstrem" adalah mengubah rumah kelahiran Mustafa Kemal Ataturk di Thessaloniki sebagai museum genosida.

Dia kemudian menyatakan bahwa dunia seharusnya menyadari Turki menjadi ancaman stabilitas dunia, dengan Barat harus memberi pesan tegas.

"Kita harus menegaskan bahwa Erdogan benar-benar tak terkendali dan negara Barat akan segera menghadapinya," jelas Voridis.

Selain Voridis, koleganya, Menteri Luar Negeri Nikos Dendias juga meminta agar Komisi Eropa menyiapkan langkah tegas bagi Ankara.

Dia menuturkan, dia akan berusaha membawa permasalahan tersebut dalam pertemuan para menteri luar negeri Komisi Eropa Senin (13/7/2020).

Menurutnya, mencabut status Hagia Sophia dan mengubahnya menjadi masjid seharusnya mendapat perhatian Uni Eropa hingga PBB.

"Kami punya kewajiban konstitusional untuk melindungi hak kami. Yunani jelas akan melindungi kepentingannya, dan Uni Eropa harus mengakuinya," jelas Dendias.

Hagia Sophia dulunya merupakan katedral terbesar dunia yang dibangun pada masa Kaisar Bizantium, Justinian, sekitar 537 Massehi.

Sejak Konstantinopel jatuh ke tangan Sultan Mehmet II dari Turki Ottoman pada 1435, bangunan itu kemudian berubah menjadi masjid.

Museum Kemal Ataturk yang merupakan "Bapak Turki Modern" kemudian menjadikan Hagia Sophia sebagai museum pada 1935, sebelum dicabut oleh pengadilan Turki 2020 ini.

sumber: kompas.com

Kapal Perang AS Meledak Misterius, 21 Orang Luka-luka

BERITA INFO INHIL - Kapal perang USS Bonhomme Richard milik Amerika Serikat ( AS) meledak dan terbakar pada Minggu (12/7/2020) waktu setempat.

Akibat insiden ini 21 orang menderita luka ringan. Kebakaran terjadi di Pangkalan Angkatan Laut San Diego, kata para petugas militer.

Mike Raney juru bicara Angkatan Laut Armada Pasifik AS mengatakan, api mulai berkobar sebelum pukul 9 pagi.

Sebanyak 17 pelaut dan 4 warga sipil dirawat di rumah sakit dengan "cedera yang tidak mengancam jiwa," katanya dalam sebuah pernyataan singkat tanpa memberi detail tambahan.

Dilansir dari Associated Press (AP) pada Senin (13/7/2020), penyebab kecelakaan masih diselidiki.

Belum diketahui juga dari mana sumber api serta ledakan di kapal amfibi sepanjang 255 meter itu.

Namun demikian, kepulan asap pekat terlihat dari sekitar San Diego.

Laksamana Muda Philip Sobeck yang merupakan komandan Expeditionary Strike Group 3 menerangkan kepada San Diego Union-Tribune, bahwa AL AS mengira kebakaran bermula di ruang kargo yang menyimpan peralatan serta kendaraan laut.

Kebakaran tidak dipicu oleh bahan bakar minyak, materi berbahaya, atau kelistrikan, kata Sobeck kepada surat kabar itu yang dikutip AP.

Sobeck melanjutkan, tidak ada persenjataan di kapal. Ada sejuta galon bahan bakar di kapal, tapi itu "jauh di bawah" sumber kebakaran.

San Diego adalah pelabuhan bagi USS Bonhomme Richard, dan saat kebakaran terjadi kapal itu sedang menjalani perawatan rutin.

Sekitar 160 pelaut dan petugas ada di kapal saat ledakan terjadi, kata Raney, Jumlah itu jauh di bawah biasanya yang mencapai 1.000 saat kapal aktif.

Semua anggota kru sudah dicatat, ujar Laksamana Mike Gilday, Kepala Operasi Angkatan Laut.

Kami berterima kasih atas tanggapan cepat dan segera dari pemadam kebakaran setempat, di pangkalan laut, dan di atas kapal USS Bonhomme Richard," ujar Gilday dalam pernyataan yang dikutip AP.

Kapal berusia 23 tahun ini bisa digunakan untuk meluncurkan dan mendaratkan helikopter, kapal kecil, dan kendaraan-kendaraan amfibi.

Akan tetapi karena usianya yang tak lagi muda, kobaran api bisa menyebabkan kerusakan besar terutama jika mencapai ruang mesin dan ruang sempit lainnya yang bermesin.

Hal tersebut disampaikan Lawrence B Brennan, profesor kelautan dan hukum maritim internasional di Universitas Fordham, New York.

Panasnya api dapat membengkokkan baja, dan itu bisa menjadi masalah besar bagi kapal apa pun," imbuh Brennan.

"Di kapal yang lebih tua, itu akan jadi masalah yang lebih besar," lanjutnya dikutip dari AP.

Sementara itu para pihak berwenang menuturkan, dua kapal lainnya yang juga sedang barlabuh yakni USS Fitzgerald dan USS Russell, dipindahkan ke dermaga yang jauh dari lokasi kebakaran.

sumber: kompas.com

Sabtu, 11 Juli 2020

Simak, Permintaan China ke Indonesia terkait Tewasnya ABK WNI

BERITA INFO INHIL - Seorang WNI, Hasan Afriandi, yang menjadi ABK di salah satu kapal berbendera China, ditemukan meninggal dunia.

Pemerintah China meminta Indonesia mengambil tindakan konkret terkait masalah tersebut.

"China memberikan perhatian soal ini. China meminta pihak Indonesia mengambil tindakan konkret dan efektif untuk melindungi hak dan kepentingan kapal nelayan China dan anggota kru serta agar masalah ini bisa tertangani secara tepat dan cepat," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian di Beijing, Jumat (10/7).

Lijian mengatakan pihaknya akan terus menjalin komunikasi secara intensif dengan pihak Indonesia mengenai kasus itu.

Menurut dia, kapal penangkap ikan tersebut berlayar secara normal di rute internasional.

Namun pihaknya menyayangkan sikap Indonesia yang menahan kapal penangkap ikan berbendera China itu tanpa pemberitahuan terlebih dulu.

Seorang WNI, Hasan Afriandi, yang menjadi ABK di salah satu kapal berbendera China, Lu Huang Yu 117 dan Lu Huang Yu 118, ditemukan meninggal dunia.

"Informasi awal yang diterima ada seorang warga negara kita diduga dianiaya hingga meninggal dunia, seperti pengalaman sebelumnya sebagian besar tenaga kerja kita yang bekerja di kapal ikan asing diperlakukan tidak manusiawi dan berdasarkan dokumen untuk mereka bekerja sering kali dipalsukan dan tidak benar isinya. Sehingga dugaan kami kedua kapal ini salah satunya merupakan tempat dilakukannya penganiayaan dan ABK lainnya sebagai saksi yang mengetahui kejadian tersebut," kata Kepala Polda Kepri Inspektur Jenderal Polisi Aris Budiman, Rabu (8/7).

Polda Kepri telah meminta keterangan 23 ABK berkewarganegaraan asing dan akan meminta keterangan 15 ABK berkewarganegaraan China dan delapan ABK berkewarganegaraan Filipina terkait kematian WNI di perbatasan perairan Indonesia-Singapura itu.

Dalam meminta keterangan tersebut, Polda Kepri juga berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Filipina dan Kedutaan Besar China di Indonesia. (jpnn)
© Copyright 2019 Infoinhil.com | All Right Reserved